Tips Hindari Tagihan PDAM Bangkak
Humas
PDAM Balikpapan, Suryo Hadi Prabowo
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,BALIKPAPAN- Pemakaian air yang
bengkak menjadi salah satu penyebab tagihan air melonjak. Hak ini yang
menjadi salah satu fokus Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Manuntung dalam
memberikan edukasi kepada pelanggan seputar layanan PDAM.
Humas PDAM Balikpapan, Suryo Hadi Prabowo
mengatakan sebagai operator penyedia air pihaknya tidak hanya mengejar
keuntungan dari pelanggan. Tetapi juga memberikan pendampingan kepada mereka
agar bijak dalam penggunaan air. Apalagi mayoritas keluhan pelanggan kepada
PDAM terkait tagihan air seseorang di rumahnya menjadi membengkak.
“Kebanyakan dari pelanggan merasa tidak
menggunakan air berlebihan. Tapi kemudian tagihan yang harus dibayar malah
besar. Ini yang menjadi persoalan saat warga datang kebagian keluhan pelanggan
di PDAM,” jelasnya, pada Kamis (28/10/2021).
Untuk itu, Suryo menjelaskan beberapa
penyebab tagihan air menjadi bengkak. Sebab-sebab tagihan air membengkak,
yaitu: Kebocoran besar dan kecil pada pipa persil milik pelanggan setelah meter
air, kemudian Lupa menutup keran-keran air dirumah dengan durasi yang cukup lama
sehingga air terbuang percuma. Kerusakan pada pelampung dan bak penampungan
toilet duduk sehingga air akan terbuang di dalam closet. Pelampung otomatis
tandon/ tangki rusak sehingga terus menerus mengalir meskipun sudah penuh.
Pola pemakaian air yang boros, maka perlu
melakukan pemantauan pada penggunaan air di rumah mulai saat ini.
“Kami sarankan kepada pelanggan untuk
memastikan ada kebocoran atau tidak dengan mengecek stop keran air. Keran
airnya tidak dol (rusak) tapi ada kebocoran. Maka itu merupakan tanggung jawab
pelanggan,” tambahnya.(mid)