Ikuti Peringatan Hakordia 2021 Secara Daring, Sa’bani Ingatkan ASN Tidak Melakukan Tindakan Korupsi
Oleh Admin2 menit baca3.346 dibaca

Muhammad Sa’bani mewakli Gubernur Kaltim mengikuti peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,SAMARINDA-Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kaltim Muhammad Sa’bani mewakli Gubernur Kaltim mengikuti peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) tahun 2021, secara daring dan luring yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, di Gedung Merah Putih KPK RI, Kamis (9/12/2021).
Sa’bani mengatakan pemberantasan korupsi pada dasarnya Pemprov Kaltim telah melaksanakan melalui strategi pendidikan anti korupsi, pertama terhadap para pelajar mupun mahasiswa, sehingga kedepannya apabila mereka itu berinteraksi ataupun beraktivitas sudah bisa menilai mana yang itu korupsi mana yang tidak dan sehingga tidak melakukan korupsi.
“Kedua strategi tentu saja pencegahan, tadi sebagaimana disampaikan oleh ketua KPK dengan efektivitas pencegahan, semua orang akan menyadari, jadi ini yang ditumbuhkan tingkat kesadaran untuk anti korupsi, dari pencegahan itu sehingga pada saatnya kita bisa menekan seni rupa dan menghilangkan prilaku itu,” kata Sa’bani usai mengikuti Peringatan Hakordia 2021, di Ruang Heart Of Borneo, Kantor Gubernur Kaltim.
Ketiga, lanjut Sa’bani adalah penindakannya, dan semua ASN untuk betul-betul memperhatikan hal-hal tersebut, sehingga tidak melakukan perilaku pelaku korupsi, karena bagaimanapun itu juga mengganggu aktivitas investasi karena orang akan kehilangan apa biaya di awal akibat dari perilaku-prilaku seperti itu, yang menghalangi mereka untuk berinvestasi, dan kalau tidak investasi lapangan kerja pun tidak terbuka.
“Oleh sebab itulah, saya menghimbau untuk semua ASN, baik di diperizinan, yang berkaitan dengan pelayanan kepada masyarakat, maupun pelayanam di dalam untuk tidak melakukan tindakan-tindakan korupsi, menghindari prilaku yang mengarah kepada prilaku korupsi, sehingga kita betul-betul bisa mencapai target untuk menekan sedemikian rupa, dan mencegah serta bahkan bisa menghilangkan perilaku korupsi itu, saya kira itu momentum peringatan Hakordia tahun 2021,” pesan Sa’bani.
Presiden RI Joko Widodo dalam sambutannya antara lain mengatakan, sektor yang berkaitan langsung dengan kepentingan rakyat banyak mempengaruhi ekosistem berusaha terutama pada UMKM menjadi perhatian utama pemerintah, profesionalitas aparat penegak hukum mempunyai posisi yang sangat sentral dalam penindakan dan juga pencegahan.
“Namun, orientasi dan mindset dalam pengawasan dan penegakan hukum harus diarahkan untuk perbaikan tata kelola dan pencegahan korupsi. “Kinerja penegakan bukan diukur dari seberapa banyak kasus yang ditemukan, tetapi pada bagaimana mencegah secara berkelanjutan agar tindak pidana korupsi itu tidak sampai terjadi lagi,” pesan Jokowi.
Peringatan Hakordia 2021 di Gedung Merah Putik KPK, Presiden Jokowi didampingi sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju, antara lain, dan Menkumham Yasonna H Laoly. Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko, Menteri Bappenas Suharso Monoarfa, Menpan-RB Tjahjo Kumolo, Mendagri Tito Karnavian, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, dan menteri lainnya, temasuk dikuti secara daring oleh gubernur dan bupati dan walikota se Indonesia.(mar).



