Dispar Kukar Dorong Pengembangan Gerakan Sadar Wisata
Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Obyek dan Sarana Kepariwisataan Dinas Pariwisata Kukar M Ridha Fatrianta.
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUKAR- Pemerintah
Kabupate Kutai Kartanegara melalui Dinas Pariwisata terus berupaya untuk
meningkatkan pengembangan kepariwisataan, yang tidak hanya pengembangan obyek
wisata yang selama ini dikelola pemerintah, namun juga yang dikelola
masyarakat.
Untuk saat ini obyek wisata di Kukar yang
dikelola oleh pemerintah terdapat lima tempat yang diantaranya adalah obyek
wisata Pulau Kumala, Waduk Sukarame, Planetarium, Pantai Tanah Merah, dan Tugu
Equator Marang Kayu. Sementara obyek
wisata yang dikelola masyarakat di Kukar cukup banyak, pemerintah terus
mendorong dalam pengembangannya.
Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Obyek dan
Sarana Kepariwisataan Dinas Pariwisata Kukar M Ridha Fatrianta mengatakan,
bahwa Dinas Pariwisata mendorong pengembangan
kepariwisataan, termasuk wisata yang selama ini dikembangkan masyarakat.
"Pengembangan wisata yang dikembangkan
oleh masyarakat kita lakukan, melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), dan
pemerintah desa," kata Ridha Fatrianta kepada Poskotakaltimnews, di ruang
kerjanya, Selasa (4/10/2022).
Dalam hal ini, peran Dinas Pariwisata
memberikan bimbingan, fasilitasi, pembinaan terhadap pelaku Smber Daya Manusia
(SDM)nya, seperti tahun ini ada sertifikasi pemandu lokal, untuk beberapa
kelompok masyarakat.
"Tujuannya untuk agar bisa memandu
wisatawan yang sifatnya ekowisata. Dan kami berupaya memfasilitasi aksesbilitas
untuk jalan, serta menyiapkan program bantuan di Desa Wisata Pela yakni, banana
boot," jelasnya.
Ia menyebutkan, bagi obyek wisata yang sudah
berjalan, atau memiliki potensi besar, diharapkan dapat untuk membantu dalam
peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). PAD tersebut bisa diperoleh dari
biaya retribusi maupun pajak lainnya.
"Seperti di Ladaya, Pantai Duta Pemedas,
dan Tanah Merah, obyek wisata yang dikelola swasta tersebut merupakan contoh
yang membantu dalam peningkatan PAD," ucapnya.
Sementara itu pengelola Obyek Wisata Taman
Gubang yang berada di Tenggarong Seberang, Ahmadi menuturkan, selama ini
Pemerintah daerah telah memberikan support terhadap Taman Gubang, dengan cara
promosi.
"Kita juga pernah dipromosikan dengan
Dinas Pariwisata, Alhamdulillah saat ini Taman Gubang sudah cukup
dikenal," ujar Ahmadi
Ia mengaku, setiap akhir pekan obyek wisata
Taman Gubang dipenuhi oleh pengunjung, baik lokal maupun luar daerah. Ketika
hari kerja pengunjung yang datang sekitar 100 orang.
"Kalau hari biasa sekitar 100 tiket
terjual, jika hari weekend bisa 200 lebih," sebutnya.
Lanjut dia, obyek wisata Taman Gubang
dikonsep dengan menarik dan indah, sehingga pengunjung yang datang merasa
nyaman untuk menikmati spot spot yang ada.
"Kami menyiapkan banyak spot, naik itu
spot foto, gazebo, maupun wahana yakni, gubang, sepeda apung, dan wahana
bebek-an," tutupnya.(*riz/adv)