Wagub Hadi Berharap Program BKT Terus Berlanjut
Oleh Admin1 menit baca2.386 dibaca

Hadi Mulyadi
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,SAMARINDA – Program Beasiswa Kaltim Tuntas (BKT), merupakan salah satu program pembangunan yang langsung dinikmati masyarakat. Program peningkatan Sumber Daya Manusia ((SDM) ini juga sejalan dengan misi pertama Kaltim Berdaulat, yang sudah dilaksanakan sejak tahun pertama hingga tahun kelima kepemimpinan Gubernur Kaltim H Isran Noor dan Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi.
Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi mengharapkan program BKT yang dimulai sejak 2019-hingga sekarang (2023) nantinya dapat terus dilanjutkan karena keberadaanya sangat bermanfaat dalam upaya peningkatan sumber daya manusia.
"Kita sangat mengharapkan, siapapun Pj Gubernur Kaltim nanti, dan gubernur terpilih mendatang, program BKT harus tetap berlanjut, karena sangat bermamfaat bagi anak-anak kita dan generasi muda di Kaltim," pesan Hadi Mulyadi usai melakukan Kick Off (memulai) Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Provinsi Kaltim Tahun 2023, di Demplot Kodim 0901, Jalan HM Rifadin, Harapan Baru, Samarinda Seberang, Selasa (29/8/2023).
Harapan Mantan Legislator Karang Paci dan Senayan agar program BKT terus berlanjut tentu bukan tanpa alasan, karena program beasiswa tersebut terbesar sepanjang sejarah dan terbesar di seluruh Indonesia. Dan telah menjadi visi pertama Kaltim berdaulat 2019-2023, yaitu Berdaulat Dalam Pembangunan Sumber Daya Manusia yang Berakhlak Mulia dan Berdaya Saing, Terutama Perempuan, Pemuda dan Penyandang Disabilitas.
"Kita telah menggelontorkan Rp 1,2 triliun pada APBD Perubahan 2023, dan ini sebagai upaya kita menyiapkan sumber daya manusia Kaltim yang handal dalam berbagai bidang untuk masa yang akan datang," tandasnya.
Ditambahkan, Pembangunan sumber daya manusia ini adalah investasi jangka panjang. Memang tidak akan di nikmati secara langsung, tapi untuk mempersiapkan SDM yang mampu berdaya saing pada 10 atau 20 tahun mendatang.
"Oleh karena itu, kepada pelajar, mahasiswa, guru, dosen maupun tenaga kesehatan dapat memanfaatkan kesempatan yang ada dengan sebaik-baiknya. Dan jangan disia-siakan," pesan Hadi Mulyadi. (mar)



