Suasana Duka Selimuti Keluarga Prajurit TNI Sandy Primadana
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUKAR : Prajurit TNI Sandy Primadana yang dikabarkan
meninggal dunia saat bertugas, usai ditembak Organisasi Papua Merdeka (OPM)
atau Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), di Disrik Paro Kabupaten Nduga, Papua,
pada (30/11/2023). Kini tiba di rumah kediamannya di Desa Loa Lepu Tenggarong
Seberang, Sabtu (2/12/2023).
Setibanya jasad Praka Anumerta Sandy
Primadana, sekitar pukul 17.25 wita, disambut pihak keluarga, Kodam IV
Mulawarman, Korem 091 ASN, Kodim 0906 Kukar.
Usai tiba di rumah duka, jasadnya langsung
disholatkan. Kemudian dilakukan upacara sebagai tanda penghormatan terkahir,
dilanjutkan serah terima dari satuan TNI kepada pihak keluarga. Selanjutnya
dikembalikan ke satuan untuk dimakamkan, di pemakaman Taman Makam Pahlawan
(TMP) Kelurahan Bukit Biru, Tenggarong.
Paman Praka Anumerta Sandy Primadana, Idrus
tidak menyangka kepergian keponakannya tersebut pada saat bertugas. Sebelum
keberangkatan almarhun bertugas, ada hal yang tak bisa dilupakan, bahwa almarhum
sempat berpesan dan meminta doa restu kepada keluarga.
"Pada saat dia (alm) cuti beberapa
bulan yang lalu, dia berpamitan akan bertugas, doakan ya pak," ucap Idrus
seraya menirukan pesan ponakannya tersebut.
Lanjut dia, nanti usai bertugas almarhum
ingin mengajak keluarga ke pulau Jawa, untuk menemui calon istrinya yang ada di
Jawa.
"Calon istri almarhum ialah seorang
yatim piatu. Apabila saya mengingat pesan almarhum rasanya ingin
menangis," kenang Idrus.
Ia menyebutkan, almarhum bertugas di luar
daerah sudah sekitar 7 bulan lamanya. Prajurit TNI asal Kukar tersebut, merupakan anak ke 2 dari 3
bersaudara.
"Almarhum sangat akrab dengan saya,
kesehariannya almarhum orangnya sabar, dan pendiam," ungkapnya. (riz).