Natsir Ilyas : Mari Tingkatkan Profesionalisme Penyuluh Pertanian
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TANJUNG
REDEB : Peran Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) sebagai
organisasi profesi, sangat penting dalam melakukan perubahan serta inovasi di
bidang pertanian. Sehingga kreativitas penyuluh pertanian harus terus dipacu
dalam upaya mencapai kesejahteraan petani.
Hal itu diungkapkan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas yang di
wakili oleh Plt. Asisten II Setda Berau, Ir.H.Ilyas Natsir saat membuka
musyawarah daerah (Musda) perhimpunan penyuluh pertanian Indonesia (Perhiptani)
Berau, Sabtu (16/12/2023).
Ilyas Natsir dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini
sebagai bagian dari perjalanan roda organisasi Perhiptani untuk melahirkan
kepengurusan yang profesional dalam rangka melaksanakan tugas dan tanggung
jawab sebagai penyuluh pertanian yang inovatif, kreatif, dan mensejahterakan
para petani yang ada di Kabupaten Berau.
Inilah tolak ukur keberhasilan organisasi Perhiptani. Artinya,
ketika para petani sejahtera, maka Perhiptani telah berhasil melaksanakan
fungsinya. UMK Berau pada tahun 2024 adalah sebesar Rp 3,8 juta.
"Jika pendapatan petani dikurangi dengan biaya produksi,
minimal yang mereka peroleh bisa sesuai UMK dan tentunya menjadi tantangan
besar bagi Perhiptani," jelasnya.
Asisten II, Ilyas Natsir menaruh harapan kepada jajaran
pengurus dapat secara intensif memberikan pendampingan kepada para petani di
Kabupaten Berau dan Lakukan terobosan, terapkan teknologi tepat guna, dan
terpenting, petakan seluruh potensi pengembangan pertanian sehingga setiap
komoditi yang dibudidayakan sesuai dengan kondisi daerah yang dapat
meningkatkan produksi.
Saat ini, Kabupaten Berau memiliki luasan lahan sawah kurang
lebih 2.311,1 (Dua Ribu Tiga Ratus lebih) hektare, yang tersebar di 8 Kecamatan
yakni: Kecamatan Biatan 178,31 hektare, Kecamatan Gunung Tabur 663,99
hektare,Kecamatan Kelay 114,09 hektare, Kecamatan Sambaliung 483,31 hektare,
Kecamatan Segah 104,47 hektare, Kecamatan Tabalar 438,82 hektare, Kecamatan
Talisayan 58,75, hektare, dan Kecamatan Teluk Bayur 269,34 hektare.
Yang mana, luasan lahan sawah ini telah tertuang dalam
Peraturan Bupati Berau Nomor 2 Tahun 2023 Tentang Lahan Pertanian Berkelanjutan
sebagai upaya untuk memberikan legalitas dan kepastian hukum terhadap kebijakan
lahan berkelanjutan agar mendatangkan maslahat bagi masyarakat tanpa
menimbulkan masalah di kemudian hari.
"Saya juga menyadari pentingnya produk hukum ini sebagai
upaya menjamin keberlanjutan pasokan pangan masyarakat dan upaya perlindungan
terhadap lahan-lahan subur dengan produktivitas tinggi, sebagaimana yang
diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2009 Tentang Perlindungan Lahan
Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B)," tuturnya.
Komitmen Pemerintah Kabupaten Berau dalam meningkatkan ekonomi
masyarakat dengan optimalisasi sektor hilir sumber daya dan pertanian dalam
arti luas yang berbasis kerakyatan dengan perluasan lapangan kerja dan
pengembangan usaha berbasis pariwisata dan kearifan lokal melalui berbagai
program pemberdayaan, salah satunya bantuan stimulan serta mewujudkan sektor
pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan yang maju berbasis teknologi.
"Saya sangat mengharapkan dukungan serta kinerja terbaik
dari jajaran pengurus Perhiptani Kabupaten Berau," ungkasnya.
Perlu diketahui, bahwasanya posisi Kabupaten Berau sebagai
salah satu wilayah mitra pangan bagi IKN menuntut agar berupaya meningkatkan
kemampuan produksi pangan, memastikan ketersediaan pangan yang beragam, aman,
mewujudkan kecukupan pangan dengan harga terjangkau, dan memudahkan akses
pangan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Di samping itu, perlu memastikan peningkatan nilai tambah dan
daya saing komoditas pangan, meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat
tentang pangan yang layak, meningkatkan kesejahteraan petani, nelayan, dan
pelaku usaha pangan, serta melindungi dan mengembangkan kekayaan sumber daya
pangan.
"saya juga mendorong peran aktif dari jajaran Dinas
Pertanian dan Peternakan, Dinas Perkebunan, Dinas Perikanan, dan Dinas Pangan,
serta seluruh perangkat terkait agar kemajuan sektor pertanian dalam arti luas
dan kesejahteraan para petani dapat kita wujudkan," tutupnya.
Terakhir ia ucapkan selamat bermusyawarah, Siapa pun yang
terpilih untuk menduduki jabatan, dan berharap dapat melaksanakan amanah dengan
sebaik-baiknya. (Sep/Nad)