Turnamen Pencak Silat PSHT Cup Ranting Sambaliung ke-I 2024, Ajang Untuk Mendorong Bakat dan Kedisiplinan
POSKOTAKALTIMNEWS.COM, TANJUNG
REDEB : Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, membuka secara
resmi event Turnamen Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT) Cup
Ranting Sambaliung ke-1 2024 yang berlangsung di gedung serbaguna Tarans
Sambaliung, Jum'at (26/1/2024).
Turnamen ini mengusung tema "Prestasi
Tertinggi Manusia Lalah Berbudi Luhur Seta Menjunjung Tinggi Nilai
Persaudaraan," mencerminkan semangat kompetisi yang seiring dengan
nilai-nilai luhur dan persatuan.
Turnamen diikuti 229 atlet dari 34 kontingen se-Kabupaten Berau. Event
tersebut direncanakan berlangsung 3
hari, dan mendapat sambutan hangat dan apresiasi tinggi dari Bupati Berau, Sri
Juniarsih Mas.
Dalam sambutannya, Bupati menyatakan apresiasi khusus kepada
anak-anak yang berpartisipasi, menggambarkan kegiatan ini sebagai langkah
positif untuk melindungi diri, terutama bagi anak perempuan.
Sri mengungkapkan harapannya agar potensi berbakat di Kabupaten
Berau dapat berprestasi dan mengharumkan nama daerah dalam berbagai ajang
kompetisi. Dan Ia memberikan apresiasi kepada ketua ranting Sambaliung dan
seluruh panitia pelaksana PSHT Kabupaten Berau.
Ia menekankan bahwa keikutsertaan dalam persaudaraan setia hati
Terate bukan untuk pamer, melainkan untuk mencapai impian bersama, sesuai
dengan jargon yang ada dalam persaudaraan tersebut.
Bupati menjelaskan bahwa tujuan utama dalam turnamen ini bukanlah
meraih juara, tetapi sebagai uji coba untuk melaksanakan Bupati Cup di masa
depan. Ia menyampaikan harapannya agar pertandingan kali ini menjadi langkah
awal bagi yang pertama kalinya, memberikan semangat baru dalam kegiatan
olahraga di daerah.
Sri Juniarsih Mas memberikan pesan khusus kepada peserta,
menekankan pentingnya tidak menyalahgunakan ilmu yang dimiliki, melainkan untuk
membantu sesama, terutama mereka yang lemah.
"Saya mendorong peserta menjadi pelopor yang berani membela
kebenaran, dengan memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar," imbuhnya.
Dengan harapan besar, Bupati berharap kegiatan ini menjadi
momentum untuk melestarikan bela diri asli Indonesia dan memberikan manfaat
untuk generasi di masa depan. Ia juga mendorong adik-adik sekalian untuk
menjadi pengungkit prestasi, mengharumkan nama Kabupaten Berau di berbagai
ajang dan kompetisi tingkat nasional.
Bupati menarik perhatian terhadap peserta yang masih muda dengan sabuk putih, menganggapnya sebagai motivasi luar biasa. Ia mengajak mereka untuk rajin berlatih, menjadikan keikutsertaan ini sebagai motivasi dan menjaga keseimbangan sebagai seorang pelajar.
"Saya berharap bahwa potensi atletik yang dimiliki peserta
dapat berkontribusi pada kebugaran masyarakat secara keseluruhan,"
tuturnya. (sep/nad)