Sejak 2022 Pemkab - KODIM 0906 Kukar Bekerjasama Membangun Pertanian Daerah
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Pembangunan dan pengembangan sektor pertanian menjadi fokus
rencana kerja pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar. Hal itu telah dibuktikan
dengan ditetapkannya pilot project pengembangan pertanian berbasis kawasan.
Adapun lahan pertanian berbasis kawasan tersebut diantaranya
Kecamatan Sebulu-Muara Kaman, Tenggarong Seberang I dan II, Tenggarong - Loa
Kulu dan Marang Kayu.
Bupati Kukar Edi Damanysah menyebutkan, dalam melakukan
pembangunan pertanian pemerintah daerah bekerjasama dengan Kodim 0906 Kukar.
Hal itu telah dilakukan sejak 2022 lalu.
"Jadi pembangunan pertanian di 5 kawasan itu, untuk
mewujudkan kawasan pertanian semi modern. Dimana dibangun ekosistemnya baik
meningkatkan produktivitasnya, hingga melengkapi seluruh
infrastrukturnya," kata Edi Damansyah menyampaikan pada KSAD Jendral
TNI Maruli Simanjuntak saat persemian sumur bor, di desa Bangun Sari, Selasa
(20/2/2024).
Sementara untuk luasan lahan pertanian berbasis kawasan
diantaranya Kecamatan Muara Kaman - Sebulu sekitar 1.520 hektre, Kecamatan
Tenggarong - Loa Kuku sekitar 1.216 hektare. Kecamatan Marang Kayu sekitar
1.082, Kecamatan Tenggarong Seberang I sekitar 1.650 hektare, Tenggarong
Seberang II sekitar 2.166 hektare.
Menurutnya, kawasan tersebut existingnya sudah kuat. Karena
sawahnya masih aktif, petaninya juga siap, perikanan dan peternakannya ada.
"Infrastruktur pertanian terus kita benahi, sehingga produktivitas pertanian
dalam arti luas terus meningkat," ungkapnya.
Dalam pembangunan pertanian juga, pemerintah daerah mendapat
masukan dari TNI yakni infrastruktur sumur bor bertenaga surya. Sumur bor
tenaga surya merupakan teknologi yang sangat efektif dan efisien.
"Memang di beberapa titik ada sumur bor, tapi menggunakan diesel. Sedangkan diesel menggunakan solar dan solar susah didapat" ucapnya.
Sehingga inovasi tersebut bagian dari inovasi solusi karakteristik
wilayah pertanian di Kukar, karena persentase air hujan di Kukar sedikit. (riz)