Penguatan SDM Pemuda jadi Fokus Dispora Kukar
(Kepala Dinas Pemuda
dan Olahraga, Aji Ali Husni)
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Dinas Kepemudaan dan
Olahraga Kukar terus gencar melakukan pengembangan dan peningkatan skill
pemuda-pemuda di Kukar. Ini merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam
mempersiapkan pemuda daerah dalam menyambut IKN, tidak dipungkiri Kukar
merupkan bagian mitra dari IKN nantiny.
Kepala
Dispora Kukar, Aji Ali Husni mengatakan agar peningkatan serta penguatan
program yang akan dilaksanakan sesuai dengan hal yang dibutuhkan, sejauh ini
program-program yang dicanangkan Dispora Kukar berdasarkan dari aspirasi, salah
satunya aspirasi melalui Musrenbang kecamatan.
“
Kami menampung setiap aspirasi Musrenbang yang dilaksanakan ditiap kecamatan
yang ada di Kukar, untuk menyesuaikan keinginan dari bawah. Sehingga kita tau
apa yang diperlukan dan dibutuhkan mereka dalam pengembangan terutama
kepemudaan,” ungkap Ali kepada Poskotakaltimnews, belum lama ini
Ia
menjelaskan selama ini Dispora telah melaksanakan beberapa pelatihan dasar,
pemberian motivasi, peningkatan dan penguatan skill bagi pemuda-pemuda Kukar.
Dan kegiatan tersebut dilaksanakan di beberapa desa, kelurahan dan kecamatan.
“Untuk
tahun ini sendiri, program kami fokus kepada hilirisasi. Jadi pelatihan teknis
yang sudah dilakukan kemarin, akan kita perkuat. Contoh kemarin ada pelatihan
pembuatan kapal fiber, di Muara Muntai serta pelatihan las di Samboja. Ini
pelatihan teknis yang awalnya belum dilakukan, namun akan diperkuat. Tapi bukan
berarti kami mengesampingkan program yang sudah direncanakan dan berjalan.” pungkasnya.
Ali
menjelaskan dengan fokus terhadap program hilirisasi ini, merupakan bentuk
upaya dalam penguatan usaha, permodalan, hingga mencari mitra bisnis. Sebab
Dispora Kukar berharap dengan dilakukan upaya program hilirisasi tersebut, apa
yang telah diberi Dispora Kukar terhadap pemuda tidak terhenti hanya sebatas
pelatihan saja.
“Seperti
pelatihan perahu fiber, Kami juga melakukan pendekatan kepada Kepala OPD yang
ingin membeli perahu fiber, kami melibatkan mereka juga. Nantinya akan ada
pihak ketiganya. Jadi saat dilatih mereka tidak dilepas begitu saja. tapi terus
dibina sampai menjadi pengusaha yang mapan.” tutup Ali.(adv/*tan)