Penerimaan Siswa Baru SMPN 3 Tenggarong di Protes Orang Tua Siswa

img

Sistem penerimaan siswa baru di SMPN 3 Tenggarong menuai protes keras dari para orang tua siswa, hal ini lantaran banyaknya siswa yang memiliki nilai kelulusan tinggi namun tidak diterima pihak SMPN 3 Tenggarong.

Senin 9 Juli 2018 pagi tadi, puluhan orang tua siswa "ngluruk" ke SMPN 3 Tenggarong yang terletak berseberangan dengan Universitas Kutai Kartanegara. Aksi protes tersebut mendapat perhatian dari Ketua DPRD Kukar, Salehudin SSos yang tadi pagi turut mendatangi sekolah tersebut, termasuk Kabid SMP Dinas Pendidikan Kukar Tulus Sutopo turut hadir.

Pertemuan pun dilangsungkan diruang Kepala SMPN 3 Tenggaro Sukar, dihadiri Ketua DPRD, Kabid SMP dan perwakilan orang tua siswa.

Hasil pertemuan itu diketahui bahwa para siswa yang tidak lulus, akan dilakukan inventarisasi terlebih dahulu, sebelum nanti diputuskan untuk direkomendasikan untuk masuk disekolah lain.

"Jumlah siswa yang mendaftar ke sekolah ini mencapai 400 lebih, sedangkan kuotanya hanya sekitar 200 an, terdiri dari 64 siswa melalui jalur raport, dan sisanya melalui jalur online," kata Sukar Kepala SMP N 3 Tenggarong.

Sementara Kabid SMP Dinas Pendidikan Kukar Tulus Sutopo menyebut, permasalahan yang muncul di SMPN 3 Tenggarong bisa diselesaikan dengan baik. Para orang tua siswa, banyak berharap anak anak bisa masuk di sekolah ini, tetapi perlu diketahui bahwa penerimaan siswa baru tidak hanya melihat nilai prestasi namun sistem zona menjadi pertimbangan kuat.

"Makanya kalau evaluasi data nanti diketahui ada siswa nilai tinggi tidak masuk disekolah ini dan kalah dengan siswa lain yang nilainya rendah, maka akan direkom ke sekolah lain." kata Tulus.

Sementara Sukar Kepsek SMPN 3 Tenggarong menambahkan, kalaupun disekolah lain nanti penuh maka alternatif teakhir adalah membuka kelas tambahan.awi/poskotakaltimnews.com