19 Wirausaha Muda Dispora Kukar Turut Mengisi Pujasera Space Tenggarong

img

(Kabid Kepemudaan, Kewirausahaan, dan Kepramukaan (K3) Dispora Kukar, Dery Wardhana/pic:tanty)

POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR : Pusat Jajanan Sesuai Selera (Pujasera) Space Tenggarong telah resmi menjadi salah satu tempat wisata malam, yang dapat dinikmati masyarakat Kutai Kartanegara. Tempat ini diresmikan langsung oleh Bupati Kukar Edi Damansyah pada Rabu (11/9/2024) malam.

Lokasi Pujasera Space Tenggarong ini terletak di sekitar Bundaran Tuah Himba. Sebagai pusat jajanan di Pujasera, disini nantinya masyarakat dapat menemukan berbagai macam makanan, minuman, cemilan dari hasil para pelaku UMKM yang ada di Kukar.

Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar yang selama ini juga telah melakukan pembinaan terhadap wirausaha muda, mendukung penuh atas keberadaan Pujasera Space Tenggarong ini.

Hal tersebut diungkapkan Kabid Kepemudaan, Kewirausahaan, dan Kepramukaan (K3) Dispora Kukar, Dery Wardhana.

“ Bentuk perhatian kami terhadap wirausaha muda selama ini, adalah menunjukkan produk-produk mereka dalam bentuk festival. Kebetulan ada titik baru yang diresmikan Bupati, kami sangat mendukung teman-teman yang berperan disini.” ungkap Dery saat diwawancarai disela-sela acara peresmian Pujasera Space Tenggarong.

Dery menyebutkan ada 19 para wirausaha muda yang merupakan binaan Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) Klinik WPM Dispora Kukar. Sehingga para pelaku ini juga turut terlibat pada kehadiran Pujasera Space Tenggarong.

“ Ada sekitar 19 pelaku usaha yang terlibat disini, mungkin mereka akan isi tenant-tenant disini. Alhamdulillah mereka bisa berkontribusi disini, bahkan di simpang odah etam juga.” ujarnya.

Dirinya mengatakan dengan kehadiran Pujasera ini, tentu sangat membantu para pelaku usaha. Terlebih saat ini banyak pelaku usaha yang masih tergolong usia muda. Sehingga harapan kemandirian secara ekonomi pun dapat tercapai kedepannya.

“ Mereka para pelaku usaha ini tempatnya terbatas untuk memperkenalkan produk, dengan adanya lokasi ini sangat baik. Jadi mereka selama ini bukan hanya dilatih, apalagi berjualan di rumah saja. Tentu kami berharap semakin banyak titik-titik kuliner yang melibatkan pelaku usaha seperti ini dan simpang odah etam.” tutupnya .(adv/tan)