Buka Raker Kesehatan Daerah Kaltim 2019, Isran: Pembangunan Kesehatan Perlu Koloborasi Semua Pihak

img

SAMARINDA-Pemprov Kaltim bertekad dan berkomitmen  untuk mewujudkan  pelayanan kesehatan yang maksimal kepada seluruh lapisan masyarakat, buka saja di petkoaan tetapi juga di wilayah  pedesaan dan perbatasan.

Gubernur Kaltim H Isran Noor  mengatakan untuk mewujudkan dan merealisasikan pembangunan disektor kesehatan tersebut, tentu pemerintah tidak bisa melakukan sendiri tetapi perlu adanya kerjasama dengan berbagai pihak. Baik pemerintahn pusat, provinsi maupun kebupaten/kota termasuk pihak swasta.

" Oleh karena itu, rapat kerja  (Raker) Kesehatan ini sangat penting, khususnya dalam memperbaiki dan membangun sektor  kesehatan masyarakat di Kaltim, dengan melakukan koloborasi dengan semua pihak, baik pemerintah dengan pihak swasta," kata Isran Noor saat membuka Raker  Kesehatan Daerah (Kesda)  tahun 2019, yang digelar di Ballroom Hotel Bumi Senyiur Samarinda, Selasa (5/3/2021).

Sehubungan  dengan peningkatan bidang  kesehatan, lanjut Isran sesuai dengan RPJMD Kaltim tahun 2018-2023 dengan ditetapkannya berbagai  arah kebijakan seperti pemerataan pelayanan kesehatan dasar melalui penyediaan dan pendistribusian tenaga kesehatan terutama di daerah terpencil perbatasan dan kepulauan (DPTK).

" Kemudian percepatan pemenuhan standar pelayanan minimal Puskesman dan  rumah sakit, melalui upaya pemenuhan sarana dan prasarana  rumah sakit serta mendorong agar seluruh rumah sakit milik pemerintah maupun swasta dapat mencapai akreditasi  SNARS (standar nasional akreditasi rumah sakit)," ujarnya.

Selain itu, kata Isran Pemprov Kaltim juga memperhatikan dan menanggulangi isu-isu kesehatan strategis lainnya, seperti penurunan kematian ibu  dan neonatal, penurunan stunting, eliminasi tuberculosis, peninigkatan cakupan dan muru imunisasi serta pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular.

"Oleh karena itu, melalui Raker Kesda tahun ini, kita harapkan ada formula dan rumusan yang dibuat secara sederhana, tetapi terukur, sehingga kita bisa menilai peningkatan kesehatan di Kaltim," kata Isran.

Sebelumnya, kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim Hj Rini Retno Sukesi dalam laporannya mengatakan pelaksanaan Raker Kesda adalah merupakan tindak lanjut dari Raker Kesehatan Nasional yang sudah dilaksanakan, untuk tahun ada beberapa penekanan penting yang harus dilakukan, utamanya koloborasi antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota dalam penguantan pelayanan,  menuju cakupan pelayanan semesta.

"Selain itu, kita melakukan penyusunan rencana aksi daerah, dimaisng-masing kabupaten/kota dalam pencegahan dan pengendalian penyakit terutama penyakit yang tidak menular, karena kasus penyakit tidak menular lebih tinggi dari pada penyakit yang menular," kata Rini Retno Sukesih.

Tampak hadir Ketua DPRD Kaltim HM Syahrun, Asisten Administrasi Umum Setdaprov Kaltim H Bere Ali, Ketua BNNP Kaltim Brigjen Pol Raja Haryono, Forkopimda kepala Dinas kesehatan kabupaten/kota se Kaltim serta undangan lainnya.(mar/adv/poskotakaltimnews.com)