Permudah Pelaku Usaha Daerah, Disperindag Kukar Dorong Kaltim Miliki Pabrik Packaging

img

(Plt Kepala Disperindag Kukar Sayid Fhatullah/pic:tanty)

POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR : Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong agar Kalimantan Timur segera memiliki pabrik packaging sendiri.

Sebab packaging (kemasan) juga menjadi salah satu indikator dalam melakukan usaha, terutama dalam bidang kuliner.

Hal ini diungkapkan Plt Kepala Disperindag Kukar Sayid Fhatullah.

Menurutnya, apabila di Kaltim memiliki pabrik packaging sendiri, tentu hal ini adalah langkah yang diharapkan mampu memudahkan para pelaku usaha daerah dalam memasarkan produk-produk lokal dengan kemasan yang lebih kompetitif, sehingga mampu bersaing di pasar regional dan nasional.

“Tentu dengan ketersediaan pabrik packaging di Kalimantan Timur. Nantinya pasti akan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap industri lokal, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).” ungkap kepada Poskotakaltimnews Senin (07/10/2024).

Ia juga mengatakan selama ini, banyak pelaku usaha di Kukar dan sekitarnya harus mengeluarkan biaya tambahan untuk pengemasan karena harus mengimpor kemasan dari luar daerah, yang tentunya berdampak pada harga jual produk.

"Kami melihat pentingnya fasilitas packaging yang memadai di Kaltim, terutama untuk mendukung pelaku UMKM. Ini akan mempercepat rantai distribusi dan mengurangi biaya produksi, sehingga produk-produk lokal bisa lebih kompetitif di pasar," ujarnya

Disperindag Kukar juga telah berkoordinasi dengan beberapa pemangku kepentingan di tingkat provinsi untuk mempercepat realisasi agar Kaltim memiliki pabrik maupun mesin packaging.

Mereka menekankan bahwa fasilitas tersebut tidak hanya akan meningkatkan daya saing produk, tetapi juga membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat.

"Dengan adanya pabrik packaging di Kaltim, kami yakin UMKM di Kukar dan wilayah lainnya akan lebih maju dan siap bersaing di pasar yang lebih luas. Ini sejalan dengan visi pemerintah untuk menjadikan Kalimantan Timur sebagai pusat ekonomi baru di Indonesia yakni IKN.” tutupnya. (adv/tan)