Permasalahan Layanan Listrik yang Belum Merata di Kukar Jadi Perhatian Serius Anggota Dewan

img

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Belum meratanya pemasangan jaringan listrik PLN di Kabupaten Kukar, khususnya di sejumlah Desa mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD. Seperti desa di Dapil V yang berada di Kecamatan Loa Kulu dan Loa Janan.

 

Hal itu disampaikan Ahmad Yani Anggota Dewan yang berasal dari Dapil tersebut. Ia mengatakan, jaringan listrik PLN ini telah menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Persoalan layanan jaringan listrik yang belum merata ini menjadi tanggung jawab bersama DPRD dan Pemkab Kukar termasuk pihak terkait.

 

"Ada beberapa desa yang belum menikmati listrik selama 24 jam, khususnya di Dapil saya, termasuk Desa Jembayan, Sungai Payang dan lainnya," kata Ahmad Yani pada Poskotakaltimnews, Kamis (31/10/2024).

 

Untuk itu, pihaknya di DPRD Kukar akan mencarikan solusi bersama pemerintah daerah dalam mengatasi persolan tersebut. Kebutuhan listrik ini harus diprioritaskan, karena menyangkut hajat orang banyak. Meskipun masyarakat di daerah tersebut hanya sedikit, mereka juga harus mendapatkan hak yang sama khususnya dalam kebutuhan listrik.

 

"Kami akan mencarikan solusi, kebutuhan listrik ini harus diprioritaskan," tegasnya.

 

Ia sangat prihatin, apabila pemasangan jaringan listrik mempertimbangkan jumlah penduduk maupun jarak. Untuk itu, persolan listrik ini harus dikawal dan diperjuangkan untuk kepentingan masyarakat.

 

"Kami siap mengawal dan perjuangkan, agar permasalahan listrik ini segera ditangani," sebutnya.

 

Selama ini untuk mendapatkan listrik, masyarakat hanya menggunakan mesin generator atau genset dalam menghasilkan sumber listrik. Pastinya dengan mesin itu, biaya operasional masyarakat sangat tinggi dan dinilai tak efisien.

 

Menurutnya, kebutuhan dasar listrik ini sangat penting bagi kehidupan masyarakat. Tanpa ada jaringan listrik suatu pekerjaan masyarakat tak bisa berjalan dengan baik. Harapannya, jika persoalan listrik ini telah diselesaikan maka masyarakat sangat senang dan bisa mengerjakan pekerjaan dengan lancar.

 

Hal senada juga disampaikan oleh anggota DPRD Kukar dengan Daerah Pemilihan (Dapil) II Muhammad Idham. Di Dapil II yaitu Kecamatan Sebulu, Muara Kaman dan Tenggarong Seberang, ada 3 desa yang telah diidentifikasi yang belum menikmati jaringan listrik PLN diantaranya Desa Sanggulan, Senoni dan Selerong. Selama ini masyarakat di desa tersebut hanya menggunakan mesin genset sebagai sumber listrik.

 

"3 desa itu, ada di RT 20 Desa Sanggulan, RT 17 Senoni dan RT 13 Desa Selerong. Listrik di desa itu sebetulnya sudah ada, tapi jangkauannya belum menuju RT tersebut," jelas Muhammad Idham pada Poskotakaltimnews.

 

Ia menyebutkan, jarak jaringan listrik yang ada saat ini menuju RT tersebut berkisar 1,5 kilometer. Jarak itu dinilai tak terlalu jauh, sehingga diyakini PLN dapat memasangkan jaringan listrik untuk masyarakat Kukar.

 

"Masing-masing RT memiliki 30 Kepala Keluarga. Kita akan mencarikan solusinya, agar masyarakat di wilayah tersebut bisa menikmati listrik PLN seperti masyarakat pada umumnya," ungkapnya. (adv/riz)