Kelurahan Timbau Tingkatkan Upaya Penanggulangan Stunting
Lurah Timbau, Marten Hedy Yudha Murhans. (pic:tanty)
POSKOTAKALTIMNEWS,
KUKAR : Kelurahan
Timbau di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mengintensifkan program
untuk menurunkan angka stunting dengan mengoptimalkan pemberdayaan masyarakat.
Lurah Timbau, Marten Hedy Yudha
Murhans, menyatakan bahwa pihaknya telah bekerja sama erat dengan kader Posyandu
serta tim penggerak PKK guna memperkuat upaya penanggulangan stunting.
Salah satu langkah konkret yang
telah dilakukan adalah program pemberian makanan tambahan bagi balita dengan
status gizi kurang, yang sudah berlangsung selama enam minggu.
“Kami terus berupaya secara
konsisten bersama kader posyandu dan tim penggerak PKK dalam menangani masalah
stunting. Program pemberian makanan tambahan ini sudah berjalan hingga minggu
keenam,” ungkap Marten pada Minggu (10/11/2024) saat ditemui oleh awak media
usai kegiatan Kundapil Ketua DPRD Kukar.
Sebagai langkah lanjutan, pada
pekan depan, Kelurahan Timbau berencana mendistribusikan makanan bergizi kepada
27 balita yang membutuhkan dukungan gizi tambahan. Program ini merupakan bagian
dari inisiatif Bupati Kukar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
(DPMD).
Marten juga menekankan pentingnya
keterlibatan masyarakat dalam memastikan keberhasilan program ini. “Dengan
melibatkan masyarakat, kami berharap dapat menciptakan lingkungan yang kondusif
untuk kesehatan balita, sehingga risiko stunting bisa diminimalkan,” ujarnya
Lurah Timbau berkomitmen untuk
terus menekan angka stunting di wilayahnya dan memastikan bahwa setiap anak
mendapat asupan gizi yang cukup, sehingga dapat tumbuh dan berkembang secara
optimal.
"Kami akan terus melanjutkan
upaya ini agar setiap balita di Kelurahan Timbau mendapatkan nutrisi yang
dibutuhkan untuk perkembangan mereka," pungkasnya Marten.
Marten juga menambahkan program
penanggulangan stunting yang melibatkan kader posyandu dan tim penggerak PKK
telah berlangsung selama enam minggu, dengan fokus pemberian makanan tambahan
kepada balita kurang gizi.
“Minggu depan, 27 balita akan menerima distribusi makanan bergizi sebagai bagian dari kebijakan Bupati Kukar melalui DPMD.” Tutup Marten. (Adv/tan)