Debat Publik Pertama Pilkada Kukar 2024: Adu Visi-Misi Paslon untuk Masa Depan Kutai Kartanegara
(Suasana
Debat Publik Peratama Pilkada Kukar 2024/pic:tanty)
POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR
: Debat publik pertama para pasangan calon
Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam rangka
Pilkada Serentak 2024 telah sukses digelar di Ballroom Hotel Puri Senyiur,
Samarinda. Selasa (11/11/2024) malam.
Acara yang dimulai pada pukul 20.50 WITA ini
berlangsung dengan meriah, dihadiri oleh sekitar 300 tamu undangan.
Mengusung tema “Mewujudkan Masyarakat
Sejahtera Melalui Pembangunan Berkelanjutan dengan Memperhatikan Kearifan
Lokal”, debat ini menjadi sorotan publik karena memaparkan berbagai program
strategis dari masing-masing calon untuk kesejahteraan masyarakat Kukar.
Diketahui adapun masing-masing Pasangan Calon
(Paslon) yakni Paslon Nomor 1 Drs. Edi Damansyah, M.Si. dan H. Rendi Solihin,
S.E. Paslon Nomor 2 Awang Yacob Lukman. Dan Paslon Nomor Dendi Suryadi, S.H.,
M.H. dan Alif Turhadi
Dan dihadiri oleh pihak penyelenggara dan
pengawas Pemilu yaitu Ketua KPU Kukar, Rudy Gunawan bersama jajaran komisioner.
Serta Ketua Bawaslu Kukar, Teguh Wibowo beserta anggota komisioner yang
bertugas memastikan jalannya debat yang adil dan transparan.
Moderator acara debat publik yakni I Made
Kertayasa bersama Angkic Cresentia. Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua KPU
Kukar yang menekankan pentingnya debat ini sebagai sarana sosialisasi kepada
masyarakat Kukar dalam memilih pemimpin yang tepat pada Pilkada serentak tahun ini.
Debat pada malam tadi terbagi ke dalam enam segmen. Pada Segmen Pembukaan merupakan segmen penyampaian visi dan misi masing-masing pasangan calon, di mana tiap calon diberikan waktu untuk memaparkan program unggulan mereka.
Pada segmen pembuka, masing-masing pasangan calon menyampaikan visi dan misi mereka. Paslon Nomor. 1 Edi Damansyah, menekankan peningkatan infrastruktur dan layanan publik. Paslon Nomor 2 Awang Yacob Luthman terfokus pada revitalisasi ekonomi daerah, terutama sektor pertanian. Sementara Paslon Nomor 3 Dendi Suryadi, menyoroti pentingnya reformasi birokrasi dan penegakan hukum.
“Kabupaten Kukar 1 dari 10 kabupaten kota di
Kaltim Kukar memiliki peran strategis dan kami memastikan pembangunan di Kukar
dan harus selaras dengan kebijakan nasional dan provinsi sebagaimana arahan
Presiden RI Prabowo Subianto. Yaitu Indonesia swasembada pangan.” ungkap Edi
Damansyah.
Edi juga memastikan kelanjutan pembangun di
Kabupaten Kukar, dan sebagai lumbung pangan.
“Hal ini kami tuangkan dalam visi misi RPJMD
Kukar 2025-2023 Kukar Idaman Terbaik, untuk mewujudkan pusat pangan priwisata
industri hijau.” papar Edi.
Sementara itu pasangan AYL-AZA menyampaikan
komitmen untuk menjadikan Kukar lebih hebat, baik, bersih dan jelas.
“Kami ibadah untuk rakyat mewujudkan
kemandirian dan kesejahteraan masyarakat berdasarkan ketuhanan. Tidak hanya
kepentingan kami, kami melakukannya untuk proses kebaikan.” Ujar Awang Yacob
Luthman.
Pada kesempatan yang sama pasangan calon
Dendi-Alif menyampaikan janjinya untuk memberikan pendidikan serta pelayanan
gratis bagi masyarakat Kukar.
“Dendi - Alif merencanakan program unggulan
pendidikan kesehatan gratis, Bantuan 200 juta per RT, Melengkapi tempat
olahraga setiap daerah di Kukar dan makan gratis untuk anak sekolah dan ibu
hamil. Kami berpihak pada kepentingan masyarakat secara adil dan merata untuk pemerintahan
yang lebih baik.” terang Dendi .
Memasuki segmen kedua yaitu pendalaman visi
dan misi. Pada segmen ini. Pertanyaan terkait pendidikan, sosial budaya, serta
pembangunan infrastruktur diajukan oleh panelis dan dijawab oleh para paslon
secara bergiliran. Adapun Tema kesejahteraan masyarakat menjadi topik hangat
dengan setiap paslon memaparkan strategi peningkatan kualitas hidup warga
Kukar.
Pada Segmen ke tiga, segmen tanya jawab antar
Paslon. Dalam segmen ini masing-masing Paslon saling bertukar pertanyaan dengan
fokus pada isu-isu strategis daerah seperti ekonomi, pelayanan publik, dan
pembangunan berkelanjutan. Dan pada Segmen Penutup masing-masing pasangan calon
menyampaikan closing statement yang menekankan komitmen mereka dalam membangun
Kukar jika terpilih.
Dalam debat isu-isu krusial turut diangkat,
dan pada debat ini menjadi ajang unjuk para kandidat memaparkan dengan berbagai isu
krusial seperti pendidikan, pelayanan kesehatan, serta pembangunan
infrastruktur.
Paslon nomor 1 Edi Damansyah dan Rendi
Solihin, menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam
membangun Kukar yang lebih maju. Sementara itu, Awang Yacob Lukman dari Paslon
Nomor 2 menekankan pada revitalisasi sektor pertanian dan pariwisata sebagai
pendorong ekonomi daerah. Dan Paslon Nomor 3 Dendi Suryadi dan Alif Turhadi,
berfokus pada pemerataan pembangunan dan penegakan hukum yang adil untuk semua
kalangan.
Selama debat, beberapa isu strategis menjadi
turut menjadi sorotan pada bidang Pendidikan Paslon Nomor 1 menjanjikan peningkatan
kualitas pendidikan dengan pembangunan sekolah-sekolah baru di daerah
terpencil. Paslon Nomor 2 menyoroti bidang kesehatan dalam hal ini Paslon nomor
2 berkomitmen meningkatkan pelayanan kesehatan dengan membuka lebih banyak
pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) 24 jam. Sementara Paslon Nomor 3
menyoroti bidang ekonomi, mereka menekankan pada diversifikasi ekonomi dengan
mengoptimalkan potensi sektor pertanian dan pariwisata.
Para kandidat juga membahas isu hukum dan
keadilan sosial, dengan janji penegakan hukum yang lebih tegas dan transparan.
Selain itu, pembangunan infrastruktur seperti jalan raya, jembatan, dan irigasi
menjadi topik perdebatan hangat, terutama terkait dengan upaya pemerataan
pembangunan di wilayah pedesaan.
Dari pantauan Poskotakaltim dilokasi, debat
yang berlangsung selama kurang lebih satu setengah jam ini berjalan lancar
kondusif. Acara ditutup pada pukul 21.00 WITA.
Saat ditemui usai acara debat Ketua KPU Kukar
mengapresiasi antusiasme para calon dan tim pendukung, serta berharap agar
seluruh rangkaian Pilkada Kukar 2024 dapat berlangsung dengan tertib dan damai.
“KPU Kukar mengajak masyarakat untuk terus
mengikuti tahapan Pilkada dan menggunakan hak pilihnya dengan bijak pada hari
pemungutan suara nanti pada 27 November 2024.” Tutup Rudi saat ditemui usai
acara Debat Publik (adv/tan)