Dispusip Berau Komitmen Ciptakan Generasi Emas 2045 Melalui Seminar Literasi Digital

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Berau mengelar Seminar Literasi Digital dengan tema, “Membangun pemahaman tentang pemanfaatan digital untuk mempersiapkan generasi emas 2045" bertempat di Gedung Balai Mufakat, Selasa (3/12/2024).

 

Kepala Dispusip Kabupaten Berau dalam hal ini diwakili oleh Plt. Kepala Bidang Pengelola Ardip Dispusip, Sri  Sukarti Wati  menyampaikan dasar pelaksanaan sesuai dengan UU No 43 Tahun 2007  tentang perpustakaan, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 2014 adalah peraturan yang mengatur pelaksanaan Undang Undang (UU) Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan.

 

Dengan tujuan pelaksanaan Seminar  untuk membangun kepahaman dalam  mempersiapkan generasi emas 2045 melalaui pemanfaatan media digital, untuk menambah ilmu pengetahuan dan informasi petunjuk penggunaan media degital.

 

Kegiatan tersebut di hadiri oleh Dispupar Kabupaten Berau, Kepala OPD,  Camat, Anggota PKK Kabupaten Berau, Anggota Dharma Wanita, Ketua IGCK,  Mahasiswa lintas Universitas, Guru dan para pemangku kepentingan lainya. Seminar tersebut juga turut menghadirkan 1 Narasumber, BPK Sudarmen  Dosen Universitas Mulawarman.

 

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas yang di wakili oleh Asisten Bidang Pemerintahan Dan Kesra Berau, M. Hendratno menyampaikan apresiasi terlakasananya seminar literasi ini. Di era digital seperti sekarang ini sangat dimudahkan untuk melakukan berbagai hal termasuk membaca melalui berbagai macam media." Kita mampu membaca tapi tidak mampu mengambil makna apalagi hikmah kalau tidak menyimak secara sasaran," ucapnya.

Lebih lanjut dirinya menegaskan dengan maunya teknologi tentu harus diiringi dengan Problek Solving atau kemampuan memecahkan masalah yang harus di miliki. Dengan adanya globalisasi diharap segala sesuatu bisa lebih produktif, adaktif dan memberikan pengaruh positif.


"Dengan adanya seminar ini hadirin sekalian mampu menerapkan dalam kehidupan sehari-hari sekaligus membantu dalam meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya literasi dalam kehidupan," pungkasnya. (sep/FN)