Pembangunan Jembatan Sebulu Memasuki Tahap Kedua , Jadi Prioritas 2025
(Kondisi Jembatan Sebulu yang sedang dalam tahap pembangunan/pic:tanty)
POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR : Pembangunan Jembatan Sebulu, salah satu proyek
strategis di Kutai Kartanegara (Kukar), memasuki tahap kedua di 2025 . Proyek
ini menjadi prioritas Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar, khususnya Bidang Bina
Marga, dalam upaya meningkatkan konektivitas dan pemerataan pembangunan
infrastruktur di wilayah tersebut.
Hal tersebut di ungkapkan
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Kukar, Linda Juniarti. Linda mengatakan bahwa
penyelesaian Jembatan Sebulu menjadi salah satu proyek prioritas di tahun 2025.
Dan saat ini telah memasuki babak kedua.
"Kalau di Bina Marga,
kita melanjutkan paket pengerjaan Jembatan Sebulu untuk tahap kedua. Memang ada
hambatan, seperti pembebasan lahan dan proses perizinan dengan Kantor
Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP). Apalagi, kita akan mulai
pengerjaan pancang di sungai, yang memerlukan izin khusus," jelas Linda,
Kamis (16/1/2025) usai menghadiri
kegiatan di DPRD Kukar
Atas hal tersebut, meski
adanya tantangan dalam proses pembangunan Linda yakin proses pembangunan dapat
terus berjalan sesuai rencana.
Selain itu, menurutnya
koordinasi dengan kementerian terkait menjadi bagian penting dalam memastikan
keberlanjutan proyek pembangunan Jembata Sebulu ini.
"Kami terus
berkomunikasi dengan Komisi Keselamatan Terowongan Jalan dan Jembatan di
Kementerian PUPR. Sebelum membangun, desainnya harus dievaluasi secara
mendetail, termasuk panjang dan struktur bentang. Proses ini memakan waktu
karena harus benar-benar sesuai standar keselamatan," tandasnya
"Meskipun butuh waktu
dan koordinasi yang intensif, kami tetap fokus pada penyelesaian proyek ini
karena manfaatnya sangat besar bagi masyarakat.” tambahnya
Pembangunan
Jembatan Sebulu diharapkan dapat mendukung peningkatan mobilitas masyarakat,
mempercepat distribusi barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di
Kukar. Proyek ini sejalan dengan visi Pemkab Kukar untuk meningkatkan kualitas
infrastruktur di seluruh wilayahnya pada 2025. (tan)