Kukar Catat Kunjungan Wisatawan Tertinggi di Kaltim

img

(Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dinas Pariwisata Kukar, Ridha Fatrianta/pic:tanty)

POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR: Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menunjukkan potensi sebagai daerah unggulan pariwisata di Kalimantan Timur (Kaltim).

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dinas Pariwisata Kukar, Ridha Fatrianta, mengungkapkan bahwa Kukar berhasil mencatatkan jumlah kunjungan wisatawan tertinggi se-Kaltim selama masa libur Lebaran tahun ini.

Saat ditemui Poskotakaltimnews Selasa (22/04/2025), Ridha mengatakan berdasarkan data yang dihimpun oleh Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur (Disparprov Kaltim), Kukar mencatat sekitar 105.775 kunjungan wisatawan dalam periode enam hari libur Lebaran.

Menurutnya dengan jumlah tersebut menjadikan posisi Kukar sebagai penyumbang terbesar kunjungan wisatawan di antara seluruh kabupaten dan kota di provinsi Kaltim.

“Kalau dari Disparprov, untuk libur Lebaran kemarin, Kukar memperoleh sekitar 105.775 kunjungan. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap destinasi wisata kita. Kukar berhasil menjadi penyumbang kunjungan wisatawan terbanyak di Kaltim," jelas Ridha.

Lanjut Ridha, pencatatan ini dilakukan berdasarkan pendataan di 17 destinasi wisata yang tersebar di berbagai kecamatan.

Destinasi yang tersebut antara lain Langit Timur, Lakeview Samboja, Pemandian Air Panas Dondang, Pantai Tanah Merah, Pulau Kumala, dan Waduk Panji Sukarame. Masing-masing tempat ini mengalami lonjakan kunjungan yang signifikan selama liburan.

Selain itu, terdapat pula destinasi wisata lainnya seperti Lamin Etam Ambors, Pantai Ambalat, Museum Mulawarman, Museum Kayu, Ladaya, Pantai Kersik Marangkayu, Desa Wisata Pela, Makam Raja-Raja Kutai, Makam Habib Turangga Parangan, serta Bukit Mahoni di Tenggarong Seberang.

“Semua destinasi ini menjadi magnet bagi wisatawan lokal maupun dari luar daerah, hal ini menjadi bukti yang positif untuk pariwisata di Kukar,” katanya

Meski demikian, Ridha menegaskan bahwa angka kunjungan yang tercatat ini baru berdasarkan data sementara.

Untuk data kunjungan secara keseluruhan di seluruh destinasi wisata Kukar, pihaknya masih menunggu pengumpulan data lengkap dari masing-masing pengelola objek wisata dan kecamatan.

“Kita sebenarnya punya lebih banyak destinasi wisata, tidak hanya yang 17 itu. Tapi untuk memenuhi permintaan data cepat dari Disparprov, sementara ini baru 17 tempat yang dijadikan sampel. Nanti setelah semua data lengkap masuk, kita bisa mengetahui total kunjungan riil," terang Ridha.

Tingginya angka kunjungan ini, menurut Ridha, menjadi indikator kuat bahwa sektor pariwisata Kukar terus berkembang dan diminati.

Hal ini sekaligus menjadi momentum penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata, khususnya dalam mendorong perekonomian masyarakat.

Ridha juga mengatakan Dispar Kukar akan terus berupaya meningkatkan pengelolaan destinasi wisata, baik dari segi fasilitas, aksesibilitas, maupun promosi.

“Semoga kunjungan wisatawan ke Kukar tidak hanya tinggi saat momen liburan besar, tetapi juga bisa merata sepanjang tahun,” pungkasnya.(adv/tan)