Koba Fest 2 Sukses Digelar, Dispar Kukar Apresiasi Antusiasme Warga dan Dampak Ekonomi Lokal

img

Penampilan Tri Suaka pada Koba Fest 2. (pic:ist)

 

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Rangkaian acara Koba Fest 2 Tahun 2025 resmi ditutup dengan meriah di Lapangan Pesawat, Kota Bangun.

 

Puncak kegiatan yang berlangsung selama tiga hari dua malam ini menghadirkan penampilan spesial dari musisi nasional Tri Suaka, yang disambut antusiasme luar biasa dari masyarakat.

 

Plt Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar), Arianto yang menutup langsung acara tersebut menyampaikan apresiasinya atas respons masyarakat.

 

"Antusiasme masyarakat Kota Bangun dan kecamatan sekitar sangat luar biasa. Ini menjadi indikator positif bahwa Koba Fest mendapat tempat di hati masyarakat," ujar Arianto saat diwawancarai awak media usai acara.

 

Selain itu Arianto mengungkapkan berdasarkan laporan pemantauan udara menggunakan drone, diperkirakan lebih dari 10.000 orang memadati lokasi acara untuk menyaksikan malam penutupan.

 

Arianto juga menyebutkan pada acara ini tidak hanya menghadirkan hiburan berkualitas, Koba Fest 2 juga mencatatkan kontribusi signifikan terhadap sektor ekonomi kreatif lokal, khususnya pelaku UMKM.

 

“Dari laporan panitia tercatat sekitar 150 pelaku usaha ikut terlibat, baik melalui tenant resmi maupun pelaku lokal yang berdagang secara mandiri,” katanya.

 

“Pada festival ini yang dilaporkan panitia kepada kami, pedagang kecil seperti penjual gerobak bisa memperoleh pendapatan harian antara Rp400.000 hingga Rp500.000. Selama tiga hari, itu bisa mencapai Rp1,5 juta. Untuk pelaku usaha yang lebih besar, tentu angkanya jauh lebih tinggi,” tambahnya.

 

Arianto menegaskan bahwa kegiatan ini akan terus dievaluasi agar ke depannya memberikan dampak ekonomi yang lebih nyata, terutama dalam mendorong pertumbuhan UMKM dan memperkuat potensi ekonomi di setiap kecamatan.

 

Ia juga menilai partisipasi UMKM kali ini pun mencerminkan semangat kolaborasi lintas wilayah. Selain pelaku usaha dari Kota Bangun, turut hadir UMKM dari Muara Wis, Tenggarong, hingga Samarinda.

 

“Kolaborasi ini adalah modal penting untuk mengembangkan pariwisata dan ekonomi lokal secara berkelanjutan. Kami berharap semangat ini terus dijaga, agar ke depan Koba Fest bisa lebih inklusif dan menjangkau lebih banyak masyarakat,” jelas Arianto.

Dengan kesuksesan ini, ia juga mengatakan Dispar Kukar menaruh harapan besar bahwa Koba Fest akan menjadi agenda tahunan yang tidak hanya menyuguhkan hiburan, tetapi juga menjadi penggerak roda ekonomi dan mempererat hubungan antarwilayah di Kukar. (Adv/Tan)