DPRD Kukar Pastikan Tata Kelola Keuangan Daerah Tepat Waktu dan Transparan
Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani. (pic:Tanty)
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR
: Komitmen DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) dalam menjaga
tata kelola keuangan daerah yang tepat waktu dan transparan kembali diwujudkan
melalui pengajuan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon
Anggaran Sementara (PPAS) 2026 yang disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-29
Masa Sidang III, Senin (28/07/2025) lalu.
Ketua DPRD Kukar,
Ahmad Yani, menegaskan bahwa pengajuan ini merupakan bentuk kepatuhan terhadap
regulasi pemerintah pusat, khususnya Permendagri yang mengharuskan penyampaian
KUA-PPAS paling lambat bulan Juli.
“Kami bersyukur bisa
menyampaikan tepat waktu bersama pemerintah daerah. Ini menunjukkan keseriusan
kami dalam menyusun APBD yang tepat sasaran dan sesuai aturan,” ujar Ahmad Yani
saat diwawancarai awak media usai rapat.
Ahmad Yani mengatakan
untuk tahun anggaran 2026, DPRD Kukar mengusulkan nilai sementara APBD sebesar
Rp7,3 triliun.
Angka ini dinilai
sebagai kemajuan dibanding tahun-tahun sebelumnya, dan bahkan berpotensi
meningkat signifikan.
“Melihat tren dan
data anggaran sebelumnya, tidak menutup kemungkinan anggaran ini bisa mencapai
Rp10 triliun. Apalagi masih ada potensi dana yang belum terserap tahun ini,”
jelasnya.
Ia juga mengatakan
DPRD Kukar menekankan pentingnya pemanfaatan anggaran tersebut untuk
sektor-sektor prioritas seperti infrastruktur, pelayanan kesehatan, pendidikan,
serta pemerataan pembangunan di wilayah Kecamatan.
“Kami ingin
memastikan anggaran yang besar ini menyentuh kebutuhan paling mendasar
masyarakat. Mulai dari jalan, puskesmas, rumah sakit, hingga sekolah-sekolah
yang butuh perhatian serius,” tegas Ahmad Yani.
Melalui APBD 2026 yang ditargetkan bisa menyentuh angka Rp10 triliun, Ahmad Yani yakin percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat akan lebih terwujud secara merata di seluruh wilayah.
“Ini bukan sekadar
angka, tapi peluang besar bagi Kukar untuk bangkit dan tumbuh lebih cepat.
Harapan kami, anggaran ini benar-benar bisa digunakan secara maksimal demi
kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat,” tutupnya. (Adv/Tan)