Penyerahan Penghargaan Paritrana Award 2024, Gubernur : Semangat Baru Memperluas Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan
Wagub Seno Aji menyerahkan penghargaan Paritrana Award kepada perwakilan Pemberi Kerja. foto: adpimprov
POSKOTAKALTIMNEWS, SAMARINDA
: Gubernur Kalimantan Timur, H Rudy Ma’ud
menegaskan pemberian Penghargaan
Paritrana Award adalah bentuk
penghormatan negara terhadap pihak-pihak yang serius dalam memberikan
perlindungan ketenagakerjaan. Perlindungan sosial bukan hanya hak pekerja
formal, tapi juga pekerja rentan, informal.
“Perlindungan jaminan
sosial ketenagakerjaan adalah bagian dari hak dasar rakyat, bukan sekadar
kewajiban administratif. Oleh karena itu, kehadiran Paritrana Award menjadi
bagian dari gerakan nasional untuk mewujudkan Universal Coverage Jamsostek
(UCJ) di seluruh pelosok negeri,” kata Gubernur Rudy Mas’ud melalui Daring
dalam acara penyerahan penghargaan Paritrana Award 2024 Tingkat Provinsi
Kaltim, di Ruang Serbaguna Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (5/8/2025).
Lebih lanjut
Rudy mengatakan, penghargaan Paritrana Award ini memiliki tujuan untuk
membangun kesadaran (awareness) akan pentingnya perlindungan jaminan sosial
bagi seluruh warga negara.
“Sebagaimana
diamanatkan oleh konstitusi. Ini bukan sekadar bentuk penghargaan, tetapi
merupakan pengingat akan tanggung jawab bersama dalam menjamin hak dasar para
pekerja,” tandasnya.
Selain itu, lanjut
Rudy penghargaan ini juga ditujukan
untuk meningkatkan kepatuhan dan kepedulian pemberi kerja, badan usaha terhadap
peraturan Jamsostek dan pekerja rentan di sekitar sehingga diharapkan dapat
memperluas kebermanfaatan Jamsostek untuk meningkatkan kesejahteraan dan
mencegah kemiskinan baru.
“Pemerintah Provinsi
Kaltim telah menunjukkan komitmen yang
kuat dalam hal ini. Melalui APBD Provinsi, kami telah menganggarkan
perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi 100.000 pekerja rentan,
mencakup dua program utama BPJS Ketenagakerjaan yaitu JKM dan JKK. Ini
merupakan salah satu program perlindungan sosial terbesar di regional Kalimantan,”
papar Rudy Mas’ud.
Orang nomor satu di
Kaltim itu menambahkan, Pemprov Kaltim
siap berkolaborasi dengan sektor swasta dan dunia usaha melalui skema CSR
perusahaan untuk memperluas cakupan perlindungan bagi pekerja informal dan
rentan, termasuk nelayan, petani, ojek online (Ojol), guru ngaji, marbut,
pendeta, biksu, pelaku UMKM dan ekonomi kreatif serta tenaga kerja lepas dan
harian.
“Kami percaya, dengan
gotong royong, perlindungan ketenagakerjaan yang adil dan merata bukan hanya
bisa dicapai, tapi dijadikan standar yang terus ditingkatkan,” tegasnya.
Gubernur Rudy juga
memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pemerintah kabupaten dan
kota yang telah turut mengalokasikan anggaran daerahnya untuk program serupa.
Dan sinergi dan kolaborasi lintas
wilayah seperti inilah yang akan memperkuat sistem jaminan sosial kita dan
mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Kalimantan Timur.
“Kami juga
mengapresiasi perusahaan, OPD, dan pemerintah daerah yang telah meraih
Paritrana Award. Tapi capaian ini harus jadi semangat baru untuk memperluas kepesertaan
BPJS Ketenagakerjaan, termasuk di sektor konstruksi, pertanian, dan UMKM,” tutup
Gubernur Rudy.
Penyerahan penghargaan Paritrana Award 2024 diserahkan langsung Wakil Gubernur Kaltim H Seno Aji didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni dan Dirut Kepesertaan BPJS, Eko Nuryanto.
Adapun Pemenang
Paritrana Award 2024 tingkat Provinsi Kalimantan Timur, untuk katagori
pemerintah kabupaten kota, peringkat I Kota Bontang, peringkat II Kutim,
Peringkat III Kabupaten Paser. Katagori Badan Usaha Besar Menengah, peringkat
I, PT Pupuk Kaltim, peringkat II, PT
Kaltim Diamond Coal. Peringkat III, PT MIL Palatinum Bersaudara. Katagori
Usaha Kecil Mikro, peringkat I, RM
Torani. peringkat II Dunia Fried Chicken, peringkat III Fara Snack dan
peringkat IV Gudeg Bu Herman. Katagori Pemerintah Desa, peringkat I, Desa Olong
Pinang (Paser), peringakta II Desa Telemow (PPU), peringkat III Kampung Maluan
(Berau). (mar)