Bimtek Pengelolaan Keuangan Daerah, Sekda Berau Minta Peserta Memahami dan Diimplementasikan
POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Pemerintah Kabupaten Berau menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Keuangan Daerah Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 77 Tahun 2020, Senin (25/8/2025), di Ballroom Hotel Bumi Segah, Tanjung Redeb.
Acara dibuka secara
resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhammad Said. Dalam sambutannya,
ia menyampaikan rasa syukur karena kegiatan tersebut dapat terlaksana sebagai
upaya peningkatan pemahaman aparatur mengenai tata kelola keuangan daerah yang
lebih baik dan akuntabel.
“Apalagi kehadiran
Permendagri Nomor 77 Tahun 2020 mengatur pedoman teknis pengelolaan keuangan
daerah, mulai dari penyusunan APBD, pemungutan pendapatan daerah, pelaksanaan
fungsi Bendahara Umum Daerah (BUD), hingga pertanggungjawaban. Aturan ini hadir
untuk menjawab dinamika regulasi sekaligus meningkatkan kualitas belanja daerah
serta penguatan peran pemerintah daerah dalam pembangunan dan pelayanan
publik,” jelas Said.
Apalagi pengelolaan
keuangan daerah bukan hanya urusan administratif, melainkan instrumen strategis
untuk memastikan setiap rupiah dari anggaran daerah benar-benar memberi manfaat
bagi masyarakat.
“Karena itu Bimtek
ini sangat penting diikuti oleh para Pejabat Penatausahaan Keuangan Satuan
Kerja Perangkat Daerah (PPK-SKPD) serta para bendahara di lingkungan Pemkab
Berau,” tegasnya.
Lebih lanjut, Sekda
Berau mengingatkan agar seluruh pengelola keuangan daerah bekerja dengan penuh
kehati-hatian, transparansi, serta akuntabilitas.
“Mengapa ini menjadi
penekanan saya mengingat pengawasan penggunaan anggaran kini semakin ketat,
baik oleh Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP), masyarakat, Badan
Pemeriksa Keuangan (BPK), maupun aparat penegak hukum,” ujarnya.
Melalui forum ini berharap peserta dapat memahami secara menyeluruh ketentuan-ketentuan dalam Permendagri Nomor 77 Tahun 2020 dan mampu mengimplementasikannya dalam tugas sehari-hari.
“Mari kita dorong
kinerja terbaik demi optimalnya realisasi fisik dan keuangan untuk mendukung
agenda pembangunan daerah,” pungkasnya. (sep/FN/Advertorial)