Sebulu Masuk Dalam Enam Kecamatan Penyumbang Pangan Terbesar Kukar
Pertanian di Kukar. (pic:Tanty)
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR
: Kecamatan Sebulu dikenal sebagai salah satu wilayah
penopang ketahanan pangan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Berkat kontribusi besarnya dalam produksi padi
sawah dan hortikultura, Kecamatan ini berhasil masuk dalam enam besar
penyumbang pangan terbesar di daerah ini.
Keterangan terebut diungkapkan
Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Sebulu, Iwan Setiawan.
Ia menyampaikan bahwa
saat ini lahan padi sawah yang dikelola petani di Sebulu mencapai kurang lebih
1.400 hektare. Sehingga angka tersebut menjadi tulang punggung produksi beras
di wilayah tersebut.
Lebih lanjut Iwan
menyebut selain padi sawah, Sebulu juga memiliki kekuatan di sektor
hortikultura. Ia katakan tercatat sekitar 800 hektare lahan dimanfaatkan untuk
menanam berbagai jenis sayuran, yang ikut menambah ketersediaan pangan
sekaligus mendukung kebutuhan masyarakat Kukar.
Meski demikian, diakui Iwan bahwa potensi pertanian di Sebulu sebenarnya masih bisa ditingkatkan.
“Masih banyak lahan
yang berstatus potensial, tetapi belum difungsikan secara maksimal karena
terkendala aturan terkait Hak Guna Usaha (HGU),” ungkapnya.
“Lahan yang ada
sebetulnya cukup luas, hanya saja tidak semua bisa digarap. Hambatan regulasi
HGU membuat sebagian besar lahan pertanian tidak bisa dioptimalkan,” tambahnya.
Menurutnya kondisi
ini menjadi salah satu penghambat utama masuknya investasi pertanian. Padahal,
ia menilai apabila dengan dukungan modal dan teknologi, sektor pertanian Sebulu
berpeluang meningkatkan produktivitas secara signifikan.
Sebab itu dirinya
menekankan dukungan nyata dari pemerintah daerah dan pihak swasta sangat
dibutuhkan. Ia juga menambahkan dengan kehadiran regulasi yang berpihak serta
alokasi bantuan dinilai akan lebih memperkuat Sebulu sebagai kawasan strategis
pangan di Kukar.
“Kalau regulasi bisa
mendukung dan investasi berjalan seimbang, saya yakin produktivitas pertanian
di Sebulu akan meningkat pesat,” tegas Iwan.
Iwan juga menambahkan dengan potensi yang besar serta posisi strategisnya, Sebulu diharapkan mampu menjadi motor penggerak ketahanan pangan Kukar.
“Optimalisasi sektor
pertanian tidak hanya memberi manfaat bagi petani lokal, tetapi juga menjaga
ketersediaan pangan untuk masyarakat yang lebih luas khususnya Kukar,” tutup
Iwan (Adv/Tan)