Erau 2025 Siap Digelar, Dispora Kukar Sajikan Olahraga Tradisional Meriahkan Pesta Budaya

img

(Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kukar, Aji Ali Husni/pic:Tanty)

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR:  Pesta budaya terbesar di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Erau Adat Kutai Pelas Benua 2025, dipastikan berlangsung meriah. Selain ritual adat yang menjadi ikon utama, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar menyiapkan suguhan istimewa berupa kompetisi olahraga tradisional (oltrad) yang selalu dinanti masyarakat.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menegaskan pihaknya berkomitmen menghadirkan penyelenggaraan oltrad yang maksimal meski anggaran terbatas.

“Erau adalah pesta rakyat sekaligus pesta budaya. Tahun ini kami ingin menjadikannya lebih semarak dengan oltrad yang menghibur, penuh semangat kebersamaan, dan tetap menjaga akar budaya leluhur,” ujar Ali beberapa waktu yang lalu.

Tahun ini, Dispora Kukar memutuskan mempertandingkan empat cabang olahraga tradisional. Tiga di antaranya sudah dipastikan, yakni gasing, belogo, dan menyumpit, sementara satu cabang lain masih difinalisasi panitia.

Ali menyebut pengurangan jumlah cabang bertujuan agar pelaksanaan lebih fokus dan meriah. Sebagaimana mereka memiliki basis komunitas yang besar di Kukar. Dan Dispora Kukar akan fokus pada kualitas pelaksanaan agar masyarakat benar-benar bisa menikmati pertandingannya.

Seluruh pertandingan oltrad rencananya dipusatkan di halaman parkir Pulau Kumala, lokasi yang selalu ramai saat perayaan Erau.

Menurut Ali, olahraga tradisional dalam Erau bukan sekadar hiburan, tetapi sarana menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal.

“Setiap kali Erau digelar, masyarakat selalu menunggu lomba tradisional. Ada nilai kebersamaan, sportivitas, dan kebanggaan yang diwariskan. Semakin semarak pelaksanaannya, semakin kuat rasa cinta generasi muda pada budaya kita,” lanjutnya.

Ia menambahkan, oltrad juga menjadi sarana edukasi bagi anak-anak dan remaja. Erau menjadi kesempatan, agar generasi sekarang tidak hanya mengenal olahraga modern, tapi juga bisa ikut menghidupkan olahraga tradisional sebagai bagian dari identitas Kukar.

Dispora Kukar optimis Erau tahun ini akan lebih meriah berkat dukungan komunitas, pemerintah daerah, dan masyarakat. Ali mengajak seluruh pihak untuk menyukseskan rangkaian pesta budaya tersebut.

“Erau bukan hanya milik pemerintah, tapi milik masyarakat Kukar. Mari kita jadikan momen ini sebagai ajang kebersamaan, pesta budaya, dan sarana memperkuat identitas daerah. Insya Allah tahun ini Erau akan lebih semarak, lebih ramai, dan lebih berkesan,” tutup Ali. (adv/tan)