Kelurahan Timbau Perkuat UMKM Lewat Pembinaan dan Akses Pasar

img

Lurah Timbau, Marten Hedy Yudha Murhans. (pic:Tanty)

 

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terus memprioritaskan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat.

 

Berbagai program pembinaan, pelatihan, hingga pendampingan kini digencarkan agar pelaku usaha dapat berkembang, berdaya saing, dan mampu naik kelas.

 

Lurah Timbau, Marten Hedy Yudha Murhans, menuturkan peran kelurahan lebih difokuskan sebagai fasilitator.

 

Sementara itu, aspek teknis pembinaan UMKM dilakukan langsung oleh koperasi maupun dinas terkait yang memiliki kapasitas lebih profesional. Dengan pola ini, ia menilai pelaku usaha bisa mendapatkan bimbingan yang lebih terarah dan sesuai kebutuhan.

 

“UMKM di Timbau sekarang sudah dibina pihak koperasi. Untuk pelatihan, langsung ditangani dinas terkait sehingga lebih fokus. Kalau ada kebutuhan administrasi, kelurahan siap membantu menyiapkan dokumen,” ungkap Marten, Kamis (28/08/2025).

 

Menurutnya, UMKM di Kelurahan Timbau harus mampu bertransformasi agar tidak tertinggal. Persaingan pasar semakin ketat, sementara kebutuhan konsumen terus berubah.

 

Karena itu, pelaku usaha dituntut untuk menyesuaikan produk, kualitas, dan strategi pemasaran agar tetap relevan.

 

“Harapan kami, UMKM bisa menyesuaikan dengan kebutuhan pasar. Jangan terpaku pada pola lama yang mungkin sudah tidak sesuai. Harus cepat membaca arah perkembangan zaman,” katanya.

 

Selain itu pemanfaatan teknologi digital turut menjadi perhatian pihak kelurahan Timbau.

 

Marten menyebut, tren pemasaran berbasis online kini tidak bisa diabaikan. Banyak produk lokal yang sebenarnya potensial, namun kurang dikenal karena terbatasnya strategi promosi. Dengan digitalisasi, UMKM bisa memperluas jangkauan konsumen hingga ke luar daerah.

 

Lebih lanjut ia juga menekankan pentingnya inovasi produk. Tidak hanya dari segi kualitas, tetapi juga kemasan dan branding. Dengan nilai tambah tersebut, UMKM diharapkan lebih kompetitif dan bisa menembus segmen pasar yang lebih tinggi.

 

Diakuinya juga melalui pendampingan yang berkelanjutan juga dinilai sebagai kunci. Dukungan dari pemerintah, koperasi, dan lembaga terkait diharapkan memperkuat manajemen usaha, akses permodalan, hingga kemitraan dengan pihak swasta.

 

“ Dengan cara ini, UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga bisa menjadi penopang utama ekonomi daerah khususnya masyarakat diwilayah kami,” tegasnya.

 

Lurah Timbau tersebut juga menekankan jika strategi ini berjalan konsisten, UMKM Timbau akan menjadi contoh bagi kelurahan lain di Kukar.

 

“Melalui inovasi, adaptasi, dan kolaborasi, UMKM Timbau bisa memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi Kukar,” pungkasnya. (Adv/Tan)