Wabup Berau Audiensi ke PSDKP Tarakan Bahas Perizinan Kapal Nelayan

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Wakil Bupati Berau, Gamalis, bersama Plt Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Berau, Maulidiyah, dan pengurus Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Berau melakukan audiensi ke Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Tarakan, beberapa waktu lalu.

 

Gamalis dan rombongan diterima langsung oleh Kepala Stasiun PSDKP Tarakan, Yoki Jiliansyah, di ruang kerjanya. Pertemuan ini membahas perizinan kapal penangkap dan kapal pengangkut bagi nelayan yang beroperasi di perairan Kabupaten Berau.

 

Wabup Gamalis menegaskan bahwa perizinan kapal sangat penting untuk menjaga stabilitas pasokan ikan di pasar. Ia mengingatkan, tahun lalu inflasi di Berau sempat melonjak akibat minimnya stok ikan.

 

“Saya berharap dalam pertemuan ini bisa ditemukan solusi, sehingga pengurusan izin kapal angkut maupun kapal penangkap dapat segera terealisasi dan nelayan kembali beroperasi,” ujarnya.

 

Sementara itu, Plt Kadis Perikanan Berau, Maulidiyah, menambahkan bahwa kewenangan daerah terbatas pada wilayah 0–12 mil laut, sementara di atas 12 mil menjadi kewenangan Pemerintah Pusat. Karena itu, pihaknya berkomitmen memfasilitasi nelayan agar tetap bisa beraktivitas. Ia juga mengimbau HNSI Berau untuk tetap kooperatif.

 

Menanggapi hal tersebut, Kepala Stasiun PSDKP Tarakan, Yoki Jiliansyah, menyatakan bahwa kapal penangkap ikan asal Berau pada dasarnya sudah memenuhi syarat perizinan. Namun, ia menekankan bahwa kelengkapan izin juga harus berlaku untuk kapal pengangkut.

 

“Baik kapal penangkap maupun kapal pengangkut wajib memiliki izin, identitas, serta Nomor Induk Berusaha (NIB). Jika tidak lengkap, maka bisa dikenakan sanksi pidana,” tegasnya.

 

Yoki berharap audiensi ini menjadi momentum mempererat sinergi antara PSDKP, pemerintah daerah, dan HNSI dalam mendukung keberlangsungan usaha nelayan. “PSDKP adalah sahabat nelayan. Mari saling berkomunikasi dan bekerja sama agar kapal bisa beroperasi sesuai aturan,” tutupnya.

 

Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan terjalin kerja sama yang lebih solid dalam mendukung kesejahteraan nelayan Berau. (sep/FN/Prokopim/Advertorial)