Bisdig Fellowship Camp 2025, Ajang Keakraban dan Pembentukan Karakter Mahasiswa Baru

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Himpunan Mahasiswa (Hima) Bisnis Digital Universitas Muhammadiyah Berau sukses menggelar kegiatan tahunan Bisdig Fellowship Camp (BFC) 2025 dengan tema “Making Memories, Building Futures”. Acara yang berlangsung pada 27–28 September 2025 di Summer Camp Rantau Panjang itu diikuti mahasiswa baru Program Studi Bisnis Digital angkatan 2025.

 

Ketua Umum Hima Bisnis Digital periode 2025–2026, Kokoh Alek Sander, menyampaikan bahwa kegiatan makrab ini sudah memasuki tahun kedua. Namun, tahun ini dikemas lebih segar dengan nama baru, Bisdig Fellowship Camp.

 

“Harapannya, BFC dapat menjadi sarana untuk membangun rasa kekeluargaan, mempererat hubungan antara mahasiswa baru dengan senior, serta menjadi wadah adaptasi dari dunia sekolah menuju dunia perkuliahan,” ungkap Kokoh.

 

Meskipun dihadapkan pada berbagai keterbatasan dan tantangan, acara tetap berjalan sesuai rencana dan mendapat apresiasi dari peserta, panitia, hingga senior yang hadir. Kokoh juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak sponsor yang telah mendukung kegiatan, baik dalam bentuk dana, perlengkapan, konsumsi, maupun ide dan gagasan.

 

Ketua Panitia BFC 2025, Wanda Putri, menuturkan bahwa persiapan hingga pelaksanaan acara tidak lepas dari kendala. Namun, berkat kerja sama panitia, semua hambatan dapat teratasi.

 

“Alhamdulillah, rangkaian kegiatan dari pra hingga pasca acara berjalan lancar. Antusiasme peserta menjadi energi positif yang membuat suasana semakin hidup, meski masih ada beberapa hal yang perlu kami evaluasi,” ujar Wanda.

 

Ia menambahkan, keberhasilan BFC diharapkan menjadi motivasi untuk melaksanakan kegiatan serupa di masa mendatang dengan lebih baik.

 

Bisdig Fellowship Camp dirancang bukan hanya untuk mempererat keakraban, tetapi juga sebagai wadah pembelajaran karakter dan keterampilan mahasiswa. Rangkaian kegiatan meliputi antara lain edukasi, penyampaian materi, diskusi, dan berbagi pengalaman. Kebersamaan: yel-yel, permainan tim, serta api unggun.

 

Kesenian berupa pentas seni dari tiap kelompok. Keagamaan dengan melakukan badah berjamaah. Sosial: pengelolaan tenda, menjaga kebersihan, dan kepedulian lingkungan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa baru dilatih untuk bekerja sama, menumbuhkan rasa tanggung jawab, disiplin, serta mengekspresikan kreativitasnya. BFC diharapkan dapat menjadi agenda berkelanjutan yang tidak hanya mempererat ikatan antar mahasiswa, tetapi juga membentuk generasi yang inovatif, peduli lingkungan, serta siap menghadapi tantangan dunia perkuliahan. (sep/FN)