Pawai Ta’aruf Buka MTQ ke-46 Kukar, Gema Semangat Etam Mengaji di Tenggarong
(Pawai Ta'aruf MTQ ke-46 Kukar di depan Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martapura, Tenggarong/pic:tanty)
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-46 Tingkat
Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) resmi dimulai, Jumat (24/10/2025), ditandai
dengan pelaksanaan Pawai Ta’aruf yang berlangsung meriah di kawasan Jl. Monumen
Timur, depan Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Tenggarong.
Ratusan peserta dari 20
kecamatan tampil dengan busana khas daerah dan berbagai atraksi budaya, menampilkan
kekayaan identitas lokal yang berpadu dengan semangat religius.
Camat Tenggarong Sukono
melepas peserta pawai yang disaksikan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda)
Kukar, Sunggono.
Pawai ini menjadi simbol
pembuka rangkaian kegiatan MTQ ke-46 sekaligus wujud nyata pelaksanaan Gerakan
Etam Mengaji (GEMA)—program daerah yang mendorong masyarakat untuk lebih dekat
dengan Al-Qur’an dan kegiatan keagamaan.
“Pawai Ta’aruf bukan hanya
ajang seremonial, tetapi bentuk nyata kebersamaan dan kecintaan masyarakat
Kukar terhadap Al-Qur’an,” ujar Sunggono usai kegiatan.
Ia menyampaikan apresiasi
kepada seluruh pihak yang berpartisipasi, mulai dari kafilah, pondok pesantren,
sekolah, hingga masyarakat umum yang turut memeriahkan acara tersebut.
Menurutnya, antusiasme
yang tinggi ini mencerminkan keberhasilan penerapan Peraturan Daerah Nomor 4
Tahun 2021 tentang Gerakan Etam Mengaji (GEMA).
“Partisipasi besar dari
masyarakat menjadi bukti bahwa Gerakan Etam Mengaji telah memberikan dorongan
kuat bagi semua pihak untuk terlibat aktif dalam kegiatan keagamaan, termasuk
MTQ,” tambahnya.
Sunggono berharap semangat
GEMA terus bergema di setiap kegiatan keagamaan di Kukar, sebagai bagian dari
upaya memperkuat nilai religius dan memperluas syiar Islam, terutama di
kalangan generasi muda.
“Semoga semangat Etam
Mengaji terus hidup di tengah masyarakat, menumbuhkan kecintaan terhadap
Al-Qur’an, dan mempererat ukhuwah di Kabupaten Kutai Kartanegara,” pungkasnya.
(Adv/Tan)