Gubernur Rudy Pimpin Penanaman Pohon di Areal Pompes Al-Bahjah Samarinda
POSKOTAKALTIMNEWS, SAMARINDA: Gubernur Kaltim Dr H Rudy Mas'ud memimpin penanaman bibit pohon di areal pembangunan Pondok Pesantren Al-Bahjah Cabang Samarinda di Jalan Suryanata, Kelurahan Bukit Pinang, Kecamatan Samarinda Ulu, Kamis 6 November 2025.
Penanaman bibit pohon
dilakukan dalam momentum Hari Menanam Pohon Indonesia. Tahun ini mengusung tema
"Menanam Pohon Sedekah Oksigen".
"Penanaman pohon
merupakan sedekah penyedia oksigen bagi
makhluk Tuhan lainnya, tanpa pandang bulu," kata Gubernur Rudy di lokasi
penanaman.
Gubernur Kaltim sendiri menanam
bibit pohon durian jenis Musangking. Penanaman juga dilakukan oleh para kepala
OPD Pemprov Kaltim, perwakilan Forkopimda Kaltim, perusahaan dan masyarakat
perhutanan. Bibit pohon yang ditanam antara lain durian, jambu, pete, mangga ,
alpukat, jeruk, kelengkeng, dan lain-lain.
Total bibit pohon ditanam
sebanyak 1.000 batang dengan total luas areal tanam mencapai 5.000 hektare.
Gubernur Rudy mengatakan momen penanaman
pohon ini memang setahun sekali, tapi aplikasinya bisa dilakukan setiap saat.
Penanaman pohon di areal
pembangunan pondok pesantren menurut Gubernur Rudy sangat baik untuk mengajarkan pentingnya
menjaga dan menghargai alam.
"Jadi, pondok
pesantren bukan hanya tempat pendidikan agama, tapi pembentukan karakter dan
peradaban hijau," tegas Rudy.
Penanaman pohon di
lingkungan pesantren akan menjadi laboratorium hidup bagi para santri dan
masyarakat untuk belajar langsung manfaat pohon, konservasi air dan pelestarian
ekosistem.
Di masa depan, pohon akan
menurunkan suhu dan menyejukkan kawasan sehingga membuat lingkungan belajar
menjadi lebih nyaman. Pohon-pohon yang ditanam juga akan menjadi media belajar
bagi para santri. Menambah keindahan lingkungan dan teduh untuk menimba ilmu.
Selain itu juga akan memberikan manfaat ekonomi jangka panjang dari tanaman
jambu, pete dan durian. Dan mendorong eko-pesantren yang mengintegrasikan ilmu
keagamaan dengan pelestarian lingkungan.
"Menanam pohon ini
bukan hanya gerakan fisik, tapi gerakan moral dan spiritual," kata Rudy.
"Menanam satu pohon
berati menanam kehidupan dan masa depan generasi yang lebih baik," tutup
Gubernur Rudy.
Sebelum penanaman pohon
dilakukan penyerahan bantuan dan penghargaan.
Antara lain untuk pemenang Lomba
Wana Lestari, Penyuluh Kehutanan, Kader
Konservasi dan Kelompok Pencinta Alam.
Sedangkan pemberian
bantuan berupa bibit, pupuk dan sarana prasarana perhutanan sosial, ekonomi
kreatif dan pariwisata, bibit kakao dan pupuk organik, sarana prasarana kebun
bibit, bantuan pembangunan hutan rakyat
dan bantuan pemeliharaan hutan rakyat.
"Total bantuan Rp46 miliar bersumber dari APBD Kaltim dan UPT Kementerian Kehutanan," kata Kepala Dinas Kehutanan Kaltim Joko Istanto.
Acara dihadiri Ketua
Cabang Al-Bahjah Samarinda Jaya Mualimin dan para kepala OPD Pemprov Kaltim,
mitra pembangunan dan Kelompok Tani Hutan, Masyarakat Peduli Api. (mar)