Jongkang Disiapkan Jadi Kota Baru Penyangga Tenggarong, Bupati Kukar Tegaskan Saatnya Ekonomi Tumbuh Lebih Merata

img

(Desa Jongkang, Tenggarong Seberang/pic:Tanty)                                   

POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) mulai menggeser fokus pembangunan ke kawasan baru yang dinilai potensial menjadi pusat pertumbuhan ekonomi masa depan. Salah satu wilayah yang kini mendapat perhatian serius adalah Desa Jongkang di Kecamatan Loa Kulu, yang diproyeksikan menjadi kota baru penyangga bagi Tenggarong.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menilai Jongkang memiliki posisi strategis karena berada di jalur utama menuju Kota Samarinda, hanya sekitar 30 menit perjalanan. Letaknya yang berdekatan dengan ibu kota provinsi menjadi keunggulan tersendiri dalam mendukung pemerataan ekonomi di Kukar yang kini mulai terpusat di Tenggarong.

“Kawasan Jongkang sangat potensial. Di sini sudah ada kegiatan industri seperti galangan kapal, dan kami sudah menyiapkan titik-titik pengembangan untuk mendukung arah pembangunan ke depan,” ungkap Aulia usai meresmikan Jembatan Sei Jongkang, Senin (03/11/2025).

Sebelumnya, pemerintah daerah sempat merencanakan pembangunan pelabuhan peti kemas di kawasan tersebut. Namun, hasil studi kelayakan menunjukkan bahwa proyek itu belum bisa direalisasikan dalam waktu dekat. Kini, Pemkab Kukar mengubah arah pengembangan Jongkang menjadi kawasan kota modern yang berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, perdagangan, dan layanan publik.

Menurut Aulia, Jongkang memiliki potensi logistik yang besar dengan ketersediaan lahan luas dan infrastruktur dasar yang terus diperkuat. Pembangunan fasilitas publik seperti pusat komersial, pendidikan, dan kesehatan akan menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk mempercepat pertumbuhan wilayah ini.

“Di jalur ini akan dibangun sekolah Bhayangkari bertaraf internasional, serta pengembangan RSUD AM Parikesit yang kini sudah memiliki layanan berstandar global. Semua ini bagian dari upaya menciptakan kawasan baru yang lengkap dan terintegrasi,” jelasnya.

Pemkab Kukar menargetkan, dengan dukungan infrastruktur dan arah pembangunan yang jelas, Jongkang akan tumbuh menjadi sentra ekonomi baru di Kukar. Transformasi kawasan ini diharapkan mampu menjadi motor pemerataan pembangunan dan memperkuat daya saing daerah.

“Kami ingin agar pusat ekonomi tidak hanya berputar di Tenggarong, tapi mulai bergeser ke wilayah lain, termasuk Jongkang,” tegas Aulia.

Dengan langkah strategis tersebut, Aulia yakin Jongkang akan menjadi ikon baru pembangunan wilayah penyangga, sekaligus memperkuat perekonomian non-ekstraktif menuju Kukar yang lebih maju dan berkelanjutan.

Diketahui, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong penguatan perekonomian non-ekstraktif sebagai arah baru pembangunan daerah. Langkah ini sejalan dengan visi besar Kukar Idaman Terbaik, yakni mewujudkan fondasi pusat pangan, pariwisata, dan industri hijau yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

Melalui misi pengembangan hilirisasi sektor pertanian, pariwisata, dan ekonomi kreatif, Pemkab Kukar berkomitmen membangun struktur ekonomi yang berkeadilan serta ramah lingkungan.

Upaya ini diimplementasikan dalam berbagai program nyata di lapangan, termasuk pengembangan kawasan baru seperti Desa Jongkang, yang diarahkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi modern di luar sektor tambang dan migas. (Adv/Tan)