Rangkul BPN, Pemkab Kukar Siapkan Sertifikasi 700 Masjid di 2026
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat program pembangunan sektor keagamaan.
Bupati Kukar, Aulia Rahman
Basri menegaskan, rehabilitasi masjid dan sertifikasi lahan masjid tetap
menjadi prioritas utama pada tahun mendatang.
Ia menjelaskan, Pemkab
Kukar juga baru saja mengikuti kursus pemantapan pimpinan daerah yang diikuti
perwakilan dari 548 kabupaten/kota se-Indonesia.
Hanya 25 daerah terpilih,
dan Kukar menjadi salah satunya yang mewakili Provinsi Kalimantan Timur
(Kaltim).
"Isi kursus tersebut
menekankan bagaimana pembangunan dari pusat hingga daerah bisa berjalan seiring
dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, khususnya masyarakat
Kabupaten Kukar," ujar Aulia, Jumat (21/11/2025).
Terkait sektor keagamaan,
ia menegaskan, program rehabilitasi masjid akan terus berjalan.
Selain itu, tahun 2026
Pemkab Kukar bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) menargetkan sertifikasi
lahan untuk sekitar 700 masjid.
"Program rehabilitasi
masjid tetap kita laksanakan. Tahun depan kita juga menyiapkan program
sertifikasi tanah masjid. Ada sekitar 700 masjid yang kita prioritaskan,
bekerja sama dengan BPN. Ini juga merupakan program dari Menteri ATR/BPN yang
menargetkan penyelesaian maksimal 2 tahun,” tuturnya.
Ia menerangkan,
sertifikasi lahan masjid berbeda dengan program bantuan pembuatan akta yayasan
sebesar Rp 5 juta.
Sertifikasi masjid
bertujuan memberikan kepastian legalitas lahan, sedangkan akta yayasan
berkaitan dengan legalitas badan hukumnya.
"Kalau bantuan Rp 5
juta untuk akta yayasan, itu berbeda. Sertifikasi yang kita lakukan adalah
untuk lahan masjid, bukan badan hukumnya," ujarnya.
Saat ini jumlah masjid diperkirakan mencapai 2.000 hingga 3.000 masjid di Kukar. Pemkab akan melakukan identifikasi dan memprioritaskan masjid jami di tingkat kecamatan, serta masjid-masjid besar di desa.
"Kukar memiliki 20
kecamatan dan 243 desa/kelurahan. Banyak desa memiliki 2 hingga 3 masjid besar.
Ini yang akan kita prioritaskan terlebih dahulu," ucap Aulia. (adv/yud)