Penerbangan Perdana Wings Air Perkuat Konektivitas dan Pariwisata Berau
POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Akses udara menuju Pulau Maratua kini resmi memasuki babak baru. Maskapai Wings Air dengan nomor penerbangan IW-1470 sukses mendarat mulus di Bandar Udara Maratua, Kabupaten Berau, Jumat (16/01/2025), menandai penerbangan perdana rute Kalimarau–Maratua.
Pesawat
jenis ATR 72-500/600 tersebut lepas
landas dari Bandar Udara Kalimarau pukul
10.10 Wita dan menempuh waktu penerbangan sekitar 45 menit. Kehadiran rute ini
memangkas jarak dan waktu tempuh menuju salah satu destinasi bahari unggulan
Kalimantan Timur.
Bupati
Berau Sri Juniarsih Mas bersama Gubernur Kalimantan Timur Rudi Mas’ud turut
menjadi penumpang dalam penerbangan bersejarah tersebut. Keduanya kemudian
menghadiri Launching Penerbangan Perdana
Wings Air rute Kalimarau (BEJ) – Maratua (RTU).
Bupati
Sri Juniarsih Mas menilai dioperasikannya penerbangan ATR 72-500/600 ini
membuka peluang besar bagi peningkatan sektor perdagangan, ekspor, dan
pariwisata di Kabupaten Berau, khususnya wilayah kepulauan.
“Ini
adalah bentuk nyata komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan dan
membuka peluang lebih luas bagi perdagangan, pariwisata, serta peningkatan
kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Pada
kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur
Kalimantan Timur, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Otoritas Bandara
Wilayah VII, Manajemen Lion Group, UPBU Kalimarau, Bandar Udara Maratua, serta
seluruh pihak yang mendukung terwujudnya konektivitas udara intra Berau.
Ia
berharap kehadiran rute baru ini mampu memperluas konektivitas antarwilayah
sekaligus memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Berau dalam menjadikan
sektor pariwisata sebagai prioritas pembangunan daerah.
“Momentum
inaugurasi ini menjadi kebahagiaan bagi masyarakat Berau dan diyakini berdampak
positif bagi pertumbuhan pariwisata serta ekonomi kreatif,” tambahnya.
Sementara
itu, Gubernur Kalimantan Timur Rudi Mas’ud menegaskan bahwa penerbangan perdana
menuju Maratua merupakan upaya optimalisasi bandara yang telah dibangun,
sekaligus jawaban atas kebutuhan konektivitas wilayah kepulauan.
“Pariwisata
tanpa konektivitas tidak akan berjalan. Maratua adalah destinasi wisata kelas
dunia, ikon pariwisata Kalimantan Timur yang keindahannya diakui hingga
global,” tegasnya.
Menurut Gubernur, pembukaan rute Kalimarau–Maratua bukan sekadar membuka jalur penerbangan, melainkan membuka gerbang dunia menuju Maratua. Kehadiran rute ini diharapkan mempermudah mobilitas masyarakat, meningkatkan pelayanan transportasi udara yang terjangkau, serta mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.
Dengan beroperasinya
penerbangan ini, masyarakat kini memiliki alternatif transportasi yang lebih
cepat, aman, dan efisien, khususnya untuk mendukung aktivitas ekonomi,
pendidikan, dan pariwisata di Kabupaten Berau. (sep/FN)