PTMB Balikpapan Gerak Cepat, Peremajaan Pipa Air Ditarget Rampung Sebelum Ramadan
POSKOTAKALTIMNEWS, BALIKPAPAN : Penantian panjang warga Kelurahan Baru Tengah, Kecamatan Balikpapan Barat, terhadap akses air bersih yang layak akhirnya mulai menemui titik terang. Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) memastikan akan segera melakukan peremajaan pipa induk sekaligus membangun jaringan pipa baru di sepanjang Jalan 21 Januari.
Kepastian tersebut
disampaikan Direktur Operasional PTMB, Ali Rachman, usai berdialog langsung
dengan warga dalam kegiatan sosialisasi yang dihadiri para ketua RT dan tokoh
masyarakat di Aula Kantor Kelurahan Baru Ulu, beberapa waktu lalu.
Ali Rachman
menjelaskan, pekerjaan peremajaan pipa induk dijadwalkan mulai dilaksanakan
pada Senin, 19 Januari 2025. Selama ini, gangguan distribusi air yang kerap
dikeluhkan warga bukan disebabkan keterbatasan pasokan, melainkan kondisi
jaringan pipa lama yang rentan rusak akibat kebocoran dan pencurian.
“Air sebenarnya
tersedia. Masalahnya, banyak gang tidak teraliri karena pipa sering rusak dan
dicuri. Sudah berkali-kali diperbaiki, bocor lagi. Karena itu, kami ubah
pendekatan dengan melakukan peremajaan total,” ujar Ali.
Dalam peremajaan ini,
PTMB akan memasang pipa baru yang ditempatkan di atas jembatan, bukan lagi
ditanam di bawah tanah. Langkah ini diambil agar jaringan lebih mudah diawasi
dan meminimalkan risiko pencurian.
Tak hanya itu,
seluruh Water Meter pelanggan di kawasan tersebut juga akan diganti dengan unit
baru. PTMB menggunakan pipa jenis HDPE berwarna hitam yang dinilai lebih kuat
dan sulit dimanipulasi. Untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana,
PTMB bahkan melibatkan mantan karyawannya yang berdomisili di sekitar lokasi
sebagai pengawas lapangan.
“Kami mulai dari nol.
Setelah seluruh pipa dan Water Meter baru terpasang, pipa induk lama akan kami
hentikan dan diganti sepenuhnya,” tegas Ali.
Peremajaan jaringan
ini ditargetkan melayani sekitar 500 pelanggan di sepanjang Jalan 21 Januari.
Secara kontrak, pekerjaan dijadwalkan rampung dalam waktu tiga bulan. Namun
PTMB menargetkan percepatan agar distribusi air sudah normal sebelum Ramadan
atau paling lambat menjelang Lebaran.
“Kami mohon dukungan
warga dan RT untuk ikut menjaga material di lapangan. Kalau sampai ada yang
hilang, tentu akan menghambat pekerjaan,” imbuhnya.
Terkait sambungan
baru, PTMB menegaskan akan memprioritaskan pelanggan existing terlebih dahulu.
Setelah jaringan lama kembali normal dan aliran air stabil, sambungan baru akan
dipasang secara bertahap.
Ali juga memastikan
ketersediaan air baku mencukupi. Pasokan air untuk Balikpapan Barat saat ini
berasal dari IPA Baru Ulu, IPA Kampung Damai, dan IPA Kilometer 8, dengan
kapasitas antara 3 hingga 5 liter per detik, yang dinilai lebih dari cukup
untuk memenuhi kebutuhan warga.
“Kalau nanti dirasa
masih kurang, tentu akan kami tambah,” katanya.
Sementara itu, tokoh
masyarakat RT 1, Syamsudin, menyambut positif langkah peremajaan pipa yang akan
dilakukan PTMB. Ia berharap komitmen tersebut benar-benar direalisasikan dan
diiringi pengawasan ketat agar pencurian air tidak kembali terulang.
“Kami berharap ada
terobosan nyata dari pemerintah supaya warga pesisir bisa menikmati air bersih
dengan layak, apalagi ini mendekati Ramadan. Jangan sampai ulah oknum merugikan
masyarakat banyak,” ujarnya.
Syamsudin juga
menekankan pentingnya kesinambungan antara infrastruktur dan ketersediaan air.
Menurutnya, pemasangan pipa saja tidak cukup tanpa suplai air yang stabil.
“Pipanya boleh bagus,
tapi kalau airnya tidak mengalir, ya percuma. Itu PR pemerintah ke depan,”
katanya.
Ia berharap
pemasangan jaringan baru dapat menjangkau seluruh gang, termasuk kawasan
sekitar Pelabuhan Sepit yang selama ini belum terlayani secara optimal.
Warga Kampung Baru
pun menaruh harapan besar agar peremajaan jaringan pipa ini benar-benar
mengakhiri persoalan klasik air bersih yang telah berlangsung bertahun-tahun.
“Air itu kebutuhan
utama. Semoga ke depan alirannya lancar dan tidak lagi menjadi masalah berulang.
(mid)