Peresmian Bazar dan Pasar Ramadan di Tangga Arung Square, 200 Tenant Hadirkan Beragam Kuliner

img

(Bupati Kukar Aulia Rahman Basri saat meninjau tenant-tenant di Bazar Pasar Ramadan 1447 H/pic:Tanty)

POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR: Suasana hangat dan penuh semangat mewarnai peresmian Bazar dan Pasar Ramadan 1447 Hijriah yang digelar pada Kamis (19/06/2026) di Tangga Arung Square (TAS), Tenggarong. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, di hadapan ratusan warga yang antusias menyambut hadirnya pasar Ramadan di pusat kota Tenggarong ini.

Acara peresmian turut dihadiri jajaran Forkopimda Kutai Kartanegara, Baznas Kukar, Muhammadiyah, serta LDI serta tamu undangan lainnya.

Pembukaan berlangsung meriah dengan penampilan tari tradisional jepen dari Gubang Art Kids dan lantunan lagu yang membangkitkan semangat kebersamaan.

Dalam sambutannya, Bupati Aulia Rahman Basri menyampaikan bahwa kehadiran Pasar Ramadan ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat, khususnya warga Tenggarong, dalam mencari menu berbuka puasa tanpa harus pergi jauh ke tempat lain.

“Kita ingin menghadirkan pasar Ramadan yang nyaman dan mudah dijangkau masyarakat. Jadi, warga yang ingin mencari takjil atau kebutuhan berbuka tidak perlu lagi jauh-jauh,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa Tangga Arung Square dipilih sebagai lokasi karena kawasan ini merupakan Pasar Tangga Arung yang telah direvitalisasi dan kini mulai difungsikan kembali secara optimal. Momentum Ramadan sekaligus menjadi ajang sosialisasi bahwa TAS sudah beroperasi dan siap menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Dari laporan panitia tahun ini, jumlah tenant yang berpartisipasi mencapai 200 pelaku usaha dengan 100 tenda yang tersedia. Ragam kuliner dan produk yang ditawarkan pun semakin bervariasi. Pemerintah berharap Pasar Ramadan ini mampu menjawab kebutuhan masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan pelaku UMKM lokal.

Bupati juga mengingatkan pentingnya kolaborasi antarinstansi dalam mengatur lalu lintas dan keamanan selama pasar berlangsung. Ia menyadari tingginya antusiasme masyarakat akan berdampak pada kepadatan kendaraan di sekitar kawasan TAS.

“Kita harapkan lalu lintas bisa terkelola dengan baik dan lancar, sehingga masyarakat yang datang tidak terjebak kemacetan. Keamanan dan ketertiban juga harus dijaga bersama,” pesannya.

Lebih jauh, ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga fasilitas dan kebersihan Tangga Arung Square. Menurutnya, TAS adalah milik bersama yang harus dirawat bersama pula.

“TAS ini dari kita, milik kita, untuk kita. Kalau bukan kita yang menjaga, siapa lagi? Jangan sampai selesai belanja, sampah berserakan. Mari kita jaga kebersihan dan kerapian tempat ini,” tegasnya.

Dalam upaya meningkatkan kualitas dan kuantitas UMKM, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara juga mendorong sistem pembayaran non-tunai. Sejumlah tenant di Pasar Ramadan telah menggunakan QRIS, sehingga memudahkan transaksi bagi masyarakat yang tidak membawa uang tunai.

“Alhamdulillah saya lihat tadi sudah ada tenant yang menggunakan QRIS, dan kita harapkan ke depan semakin banyak yang memanfaatkannya. Dengan sistem pembayaran digital, belanja di bazar akan lebih mudah dan praktis,” tambahnya.

Menutup sambutannya, Bupati berharap Pasar Ramadan 1447 H di Tangga Arung Square dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus membawa berkah bagi seluruh masyarakat.

“Semoga di bulan suci ini kita semua dapat meraih keberkahan. Dengan fasilitas yang telah kita hadirkan di TAS, mari kita nikmati Ramadan tahun ini dengan penuh kebersamaan dan rasa syukur,” pungkasnya. (Tan)