H-2 Hari Raya Idul Fitri Harga Cabai di Tenggarong Tembus Rp150 Ribu/Kg
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Menjelang H-2 Idul Fitri, harga cabai di sejumlah pasar di Tenggarong mengalami lonjakan signifikan. Pada Kamis (19/03/2026), dari pemantauan tim Poskotakaltimnews, harga cabai menembus angka Rp150.000 per kilogram, merangkak naik dibandingkan hari-hari sebelumnya yang berkisar Rp90.000 per kilogram.
Kenaikan harga ini
dikeluhkan para pedagang dan pembeli. Salah satu pedagang di pasar tradisional
Tenggarong, Eka mengatakan bahwa lonjakan harga sudah terjadi sejak beberapa
hari terakhir.
“Sekarang sudah Rp150.000
per kilo. Kalau beberapa hari lalu masih Rp90.000 per kilo. Pembeli banyak yang
kaget, tapi tetap beli karena kebutuhan Lebaran,” ujarnya saat ditemui di
lapaknya.
Menurut Eka, kenaikan
harga cabai ini dipengaruhi oleh pasokan yang berkurang akibat faktor cuaca.
Hujan yang intens dalam beberapa minggu terakhir ini.
Hal serupa
disampaikan pedagang lain, Rohman, yang menyebut distribusi cabai juga ikut
terganggu lantaran kondisi cuaca yang tidak menentu beberapa minggu terakhir
ini.
“Ibaratnya cabai ini
juga kebutuhan masyarakat, jadi dengan harga segini, ya mau tidak mau karena
perlu mereka tetap beli,” katanya
Sementara itu salah
satu pembeli, yakni Seh juga mengeluhkan kenaikan harga cabai yang menembus
angka Rp150.000
“Kemarin-kemarin saya
beli masih Rp90.000, tapi hari ini saya mau beli pas tanya sudah Rp150.000 per
kilonya. Ya lumayan mahal ya apalagi dua hari lagi lebaran, mau tidak mau
karena perlu ya tetap beli,” keluhnya kepada tim Poskotakaltimnews.
Sebagai masyarakat Seh berharap harga cabai bisa kembali normal setelah perayaan Idul Fitri. Tidak hanya itu dirinya berharap harga bahan pokok lainnya tidak mengalami kenaikan.
“Semoga harga cabai
ini bisa kembali stabil kalau bisa besok sudah stabil lagi, karena kenaikan
harga cabai ini tentu berdampak bagi saya ibu rumah tangga, apalagi pihak-pihak
yang berjualan di bidang kuliner yang menggunakan bahan cabai,” tutupnya (Tan).