Sambut Lonjakan Wisatawan Lebaran 2026, Berau Perkuat Layanan dan Pengamanan Destinasi Wisata
Sekretaris Disbudpar
Berau, Samsiah Nawir.
POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Menjelang libur panjang Lebaran 2026, Pemerintah Kabupaten Berau mulai mematangkan berbagai persiapan di sektor pariwisata. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kunjungan wisatawan yang diprediksi meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Melalui Dinas
Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Berau, pemerintah daerah memastikan
kesiapan destinasi wisata dilakukan secara menyeluruh, mulai dari peningkatan
kualitas layanan, koordinasi lintas sektor, hingga penguatan aspek keamanan di
sejumlah lokasi wisata yang diperkirakan ramai dikunjungi.
Sekretaris Disbudpar
Berau, Samsiah Nawir, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai langkah
persiapan sejak jauh hari dengan melibatkan banyak pihak, termasuk pemerintah
kampung, pengelola destinasi wisata, serta pelaku usaha di sektor pariwisata.
Menurutnya,
koordinasi tersebut penting agar seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan
destinasi wisata dapat mempersiapkan diri menghadapi meningkatnya jumlah
pengunjung selama masa libur Lebaran.
“Kami sudah melakukan
koordinasi dengan kepala kampung, pengelola daya tarik wisata, serta pelaku
usaha pariwisata melalui surat imbauan agar mempersiapkan destinasi dengan
baik,” ujarnya.
Selain menyampaikan
imbauan kepada pengelola wisata, Disbudpar Berau juga aktif mengikuti rapat
koordinasi lintas sektor yang digelar oleh aparat kepolisian dalam rangka
pengamanan arus mudik dan libur Lebaran. Dalam forum tersebut, berbagai
instansi terkait membahas langkah-langkah pengamanan di sejumlah titik
keramaian, termasuk kawasan destinasi wisata yang diperkirakan akan mengalami
peningkatan kunjungan.
Disbudpar Berau turut
mengikuti rapat koordinasi yang dipimpin oleh Ronald Sumaja terkait pelaksanaan
Operasi Ketupat 2026, yakni operasi pengamanan nasional yang digelar untuk
menjaga kelancaran arus mudik dan aktivitas masyarakat selama periode libur Lebaran.
Rapat tersebut
kemudian dilanjutkan dengan koordinasi bersama jajaran kepolisian tingkat
provinsi yang dipimpin oleh Endar Priantoro, serta diikuti oleh Pemprop Kaltim
secara daring maupun luring.
“Rakor ini diikuti
unsur keamanan dari tingkat kabupaten hingga kecamatan serta instansi terkait
untuk memastikan destinasi wisata siap dari sisi layanan, keamanan, dan
kenyamanan bagi wisatawan,” jelasnya.
Disbudpar Berau
memprediksi sejumlah destinasi wisata unggulan masih akan menjadi magnet utama
wisatawan selama libur Lebaran tahun ini. Kawasan Kepulauan Derawan
diperkirakan kembali menjadi tujuan favorit wisatawan yang ingin menikmati
keindahan wisata bahari Berau. Beberapa pulau yang sudah dikenal luas seperti
Pulau Derawan, Pulau Maratua, Pulau Kakaban, serta Pulau Sangalaki diprediksi
kembali dipadati wisatawan dari berbagai daerah.
Selain wisata
kepulauan, destinasi wisata alam lainnya juga diperkirakan mengalami
peningkatan kunjungan. Beberapa lokasi yang selama ini menjadi tujuan favorit
masyarakat antara lain Labuan Cermin, Danau Tulung Ni Lenggo, serta Air Panas
Asin Pamapak. Tidak hanya itu, sejumlah destinasi lain seperti Pulau Kaniyungan
dan kawasan Teluk Sumbang juga
diprediksi akan mengalami peningkatan jumlah kunjungan selama masa libur
Lebaran.
Sementara itu,
wilayah penyangga menuju kawasan strategis pariwisata nasional seperti Gunung Tabur hingga Tanjung Batu juga
diperkirakan ramai dikunjungi wisatawan. Di sisi lain, destinasi wisata alam di
wilayah pedalaman seperti Air Terjun Tambalang, yang berada di kawasan
Kecamatan Kelay dan Segah, juga diprediksi menjadi pilihan wisata bagi
pengunjung yang ingin menikmati suasana alam yang lebih tenang.
Samsiah mengungkapkan
meningkatnya minat wisata domestik dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah
satu faktor yang mendorong peningkatan jumlah wisatawan ke Berau. Selain itu,
promosi yang terus dilakukan oleh berbagai komunitas pecinta wisata juga turut
membantu memperkenalkan potensi wisata Berau ke masyarakat yang lebih luas.
“Kami memprediksi
adanya peningkatan jumlah wisatawan dibandingkan libur Lebaran tahun lalu.
Harapannya, peningkatan ini juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat
lokal,” katanya.
Untuk memastikan
kenyamanan pengunjung, pemerintah daerah juga berkoordinasi dengan pengelola
destinasi wisata agar berbagai fasilitas pendukung tetap terjaga dengan baik.
Fasilitas tersebut meliputi area parkir, kebersihan lingkungan, toilet umum, serta ketersediaan air bersih di lokasi wisata. Selain itu, pusat informasi wisata juga disiapkan bagi pengunjung, salah satunya melalui Tourist Information Center (TIC) Tanjung Batu yang akan memberikan layanan informasi kepada wisatawan yang datang ke Berau.
Disbudpar juga
mengimbau para pengelola destinasi wisata untuk meningkatkan standar pelayanan
serta menambah personel di lokasi wisata guna mengantisipasi lonjakan
pengunjung selama masa liburan. “Kami juga mengimbau pengelola destinasi untuk
meningkatkan standar pelayanan serta menambah personel pengelola agar wisatawan
merasa aman dan nyaman selama berlibur di Berau,” pungkasnya. (sep/FN)