Wagub Seno: Peran Strategis FKUB Jaga Kerukunan Umat Beragama di Kaltim

img

POSKOTAKALTIMNEWS, SAMARINDA : Wakil Gubernur Kalimantan Timur Dr H Seno Aji menegaskan  Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Kalimantan Timur memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga kerukunan umat beragama di wilayah Kaltim.

“Sebagai mitra pemerintah, kerukunan umat beragama sangat penting. Apalagi saya sebagai Wakil Gubernur Kaltim yang juga Pembina FKUB Provinsi Kaltim harus memastikan seluruh kegiatan dapat berjalan baik dan lancar,” kata Seno Aji saat menerima audiensi dan silaturahmi Ketua FKUB Kaltim K.H. Muhammad Rasyid beserta jajaran pengurus, di Ruang Rapat Wagub Kaltim, Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (5/5/2026).

Terkait rencana pelaksanaan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) FKUB Provinsi Kaltim tahun 2026 yang akan digelar di Ibu Kota Nusantara (IKN), Wagub Seno yang didampingi Sekretaris Badan Kesbangpol Kaltim Ahmad Firdaus Kurniawan menyatakan dukungan penuh. Menurutnya, forum tersebut penting untuk membahas berbagai persoalan sekaligus merumuskan solusi guna menjaga kondusivitas kehidupan beragama di Kaltim.

“Kita sangat mendukung pelaksanaan Rakorda FKUB di IKN. Selain itu, ini juga menjadi kesempatan memperkenalkan ibu kota negara kepada rekan-rekan yang belum pernah berkunjung. Insya Allah, kita akan segera berkoordinasi dengan Kepala Otorita IKN, Bapak Basuki Hadimuljono, agar dapat memfasilitasi kegiatan tersebut,” tegasnya.

Seno Aji juga mengungkapkan rencana untuk kembali mengaktifkan kegiatan  coffee morning bersama FKUB. Jika tidak dapat dilaksanakan setiap bulan, setidaknya pertemuan tersebut akan digelar dua bulan sekali dengan jadwal yang segera ditentukan.

“Melalui coffee morning, kita bisa berdiskusi terkait dinamika yang terjadi di Kaltim, khususnya dalam menjaga kerukunan umat beragama,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua FKUB Provinsi Kaltim K.H. Muhammad Rasyid menyampaikan apresiasi atas kesediaan Wakil Gubernur menerima audiensi tersebut. Ia juga memaparkan rencana pelaksanaan Rakorda FKUB yang dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026.

Selain itu, Rasyid menjelaskan sejumlah program FKUB Kaltim, antara lain sosialisasi pembinaan peraturan dan penanaman nilai moderasi beragama, penyelenggaraan dialog rutin dengan tokoh agama dan masyarakat, serta identifikasi dan pemetaan potensi permasalahan kehidupan beragama di daerah.

Melalui berbagai program tersebut, FKUB diharapkan terus berperan aktif dalam menjaga keharmonisan dan memperkuat persatuan masyarakat di Kalimantan Timur.(mar)