Kerja, Cinta dan Doa Untuk Kaltim Sejahtera

img

BALIKPAPAN - Wakil Gubernur Kalimantan Timur Hadi Mulyadi membuka Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Teknis Bidang Kesejahteraan Sosial Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2020 di Hotel Grand Jatra Balikpapan, Selasa (25/2/2020). Lebih dari 165 peserta hadir dalam Rakor terebut.

"Jangan tidur nyenyak kalau masyarakat Kaltim masih banyak yang belum sejahtera," tutur Hadi saat memberikan sambutan dihadapan peserta yang terdiri dari Perangkat Daerah terkait di Lingkungan Pemprov Kaltim.

Tak bosan-bosannya Hadi memberikan wejangan tentang kerja, cinta dan doa. Sebab ketiga unsur tersebut adalah kunci untuk kesejahteraan Kaltim. Hadi mengimbau kepada aparatur negara untuk bekerja dengan tulus ikhlas, kerja keras, kerja sama dan kerja dengan cinta.

"Tidak mudah bekerja di bidang sosial. Karena dibutuhkan orang yang memiliki sikap luar biasa. Perhatian kepada orang lain melebihi perhatian terhadap diri sendiri. Ini tidak gampang," ujar Hadi.
Dia bersyukur tingkat kemiskinan di Provinsi Kaltim memiliki kecenderungan menurun pada setiap periode pembangunan hingga mencapai angka 5,94% pada Maret tahun 2019. Meskipun memiliki kecenderungan menurun, tingkat kemiskinan mulai mengalami kerentanan dalam penurunnya.

"Karena itu ditahun ke-2 pelaksanaan Renstra 2019-2023, kita harus dapat mewujudkan target-target strategis daerah terutama pada program pembangunan kesejahteraan sosial yang berorientasi pada pembangunan sumber daya manusia yang mampu memberikan kontribusi menuju Kalimantan Timur Berdaulat," ujar dia.

Dia mengatakan, permasalahan bidang kesejahteraan rakyat memang cukup kompleks, tidak hanya soal pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan keluarga, tetapi juga termasuk masalah pendidikan dan kebudayaan, kepemudaan, olahraga, kesehatan, kehidupan umat beragama dan lain sebagainya.

"Untuk itu, melalui Rakor Dan Sinkronisasi Teknis Bidang Kesejahteraan Sosial ini, saya berharap agar dapat disusun kesepakatan-kesepakatan dan rekomendasi antar bidang yang termasuk dalam lingkup kegiatan Kesra secara lebih terinci.

Semoga hasil dari Rakor ini tidak akan sia-sia dan segera dapat ditindak-lanjuti dengan langkah-langkah kongkret di masing-masing Perangkat Daerah maupun instansi dan para-pihak terkait lainnya di lingkungan Provinsi Kaltim dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Kaltim," ujar dia.

Kepala Dinas Sosial Kaltim Agus Hari Kesuma melaporkan tema  yang diusung ialah Harmonisasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan Prioritas Nasional dan Daerah Dalam Penyelenggaraan Pembangunan Bidang Kesejahteraan Sosial di Kalimantan Timur.

"Alhamdulillah dari 117 daftar undangan yang sudah disebarkan hingga saat ini yang sudah mengkonfirmasi kehadiran sebanyak 165 orang Peserta yang terdiri dari unsur DPRD Komisi IV Provinsi dan Kabupaten Kota se Kalimantan Timur, Perangkat Daerah terkait di lingkungan Provinsi Kaltim," tandas Agus.(mar/poskotakaltimnews.com)