Edi Damansyah: Pemkab Kukar Konsisten Terhadap Pertanian

img

TENGGARONG- Mahasiswa Fakultas Pertanian Unikarta, Eko Purwanto berani menyebut, pemkab Kukar tidak konsisten mengembangkan sektor pertanian dalam arti luas, sesuai apa yang digaungkan Bupati Kukar Edi Damansyah.

"Pemkab kukar tidak konsisten terhadap pengembangan pertanian dalam arti luas, ini dibuktikan saat RKPD tidak menyinggung program pertanian dalam arti luas," ucap Eko, saat menghadiri ngopi bareng antara Forkopimda bersama komunitas pemuda dan jurnalis, Minggu(1/3/2020) malam, di cafe Benaung Timbau.

Eko merasa prihatin, infrastruktur pertanian masih kurang bagus dan mendukung pertanian.

"Di desa Rapak Lambur kecamatan Tenggarong, infrastrukturnya masih banyak yang jelek, ini butuh perhatian pemkab kukar," ungkap Eko.

Bupati Edi menjawab apa yang disampaikan mahasiswa pertanian tersebut, bahwa pemkab kukar yang dipimpinnya, sudah membaca persoalan pertanian dilapangan yang belum terselesaikan, diantaranya infrastruktur jalan yang mendukung pertanian di beberapa desa belum diselesaikan.

"Selain irigasi dan alat pertanian, infrastrutur juga menjadi persoalan yang akan diselesaikan pemkab kukar," jelasnya.

Edi memastikan, Pemkab Kukar konsisten terhadap pertanian, karena Kukar merupakan lumbung pangan di Kaltim, Kukar memberikan sumbangsih beras sebesar 45 persen memenuhi kebutuhan beras kaltim, selain beras, kukar juga sedang konsentrasi pengembangan jagung, melalui program revolusi jagung, yang diyakini program ini mampu mensejahterakan petani.

"Pemkab pernah gagal pengembangan komoditas singkong gajah, dan saat ini berhasil pengembangan komositas jagung, dan pemkab komitmen pengembangan pertanian dalam arti luas," pungkasnya.(and/poskotakaltimnews.com)