Pemkab Kukar Anggarkan 129 Miliar Tanggani Corona

img

(Edi Damansyah)


TENGGARONG-Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara cukup serius melakukan penanganan dan pencegahan Corona Virus (Covid-19), bentuk keseriusan tersebut diwujudkan dengan dialokasikannya anggaran cukup besar untuk penanganan Corona Kukar.

Alokasi anggaran yang disiapkan Pemerintah Kutai Kartanegara mencapai angka Rp129.989.054.589.

Nilai tersebut akan dibagi tiga program, yaitu program penanganan kesehatan mencapai Rp93.348.969.198.80,- sedangkan untuk program penanganan ekonomi mencapai Rp22.700.085.400,-  dan program jaring pengaman sosial untuk masyarakat yang mencapai Rp13.940.000.000,-.

Perlu diketahui bahwa pada awal April 2020 lalu, Bupati Edi Damansyah menyampaikan kebijakan kebijakan startegis yang cenderung untuk kepentingan rakyat Kutai Kartanegara, baik bidang ekonomi dan bidang sosial maupun kesehatan, untuk menghadapi pendemi Covid-19.

Untuk bidang ekonomi Pemerintah Kukar menggratiskan pembayaran rekening air untuk pelanggan kelompok 1 dan 2 untuk bulan Maret yang pembayarannya dibulan April kemudian, kemudian tagihan dibulan April yang pembayarannya dibulan Mei 2020. Sedangkan untuk pelanggan kelompok III dan IV mendapatkan keringanan pembayaran.

Selain itu juga Pemkab Kukar membuka ruang bagi pekerja yang terdampak seperti Ojek Online (ojol) dan masyarakat umum sebagai relawan penanganan Covid 19, dengan kompensasi harian sesuai dengan peraturan perundang undangan.

Kemudian Penyediaan bahan pangan gratis bagi masyarakat terdampak dengan kerentanan ekonomi yang tinggi, melalui pelaksanaan operasi pasar terbatas bagi ODP, OTG dan PDP. Serta pekerja sektor informal yang terverifikasi oleh pemkab

Lantas pada bidang sosial, adalah peningkatan sarana dan prasarana mobilitas kepada seluruh petugas kebencanaan daerah. Penyediaan APD bagi petugas kebencanaan sesuai dengan standard penanganan bencana wabah penyakit, penyediaan bahan pangan kepada masyarakat miskin dan rentan miskin serta penambahan kapasitas cadangan pangan beras bagi masyarakat miskin dan rentan miskin.

Kebijakan pengalokasian anggaran untuk penanganan covid-19 di Kukar yang lumayan besar, ditanggapi masyarakat Kukar, salah satunya Shardi yang meminta kepada Bupati, untuk secepatnya mencairkan dana bantuan untuk masyarakat, karena masyarakat sudah sangat membutuhkan bantuan.

"Kapan bantuan dari Pemkab Kukar cair, masyarakat sudah sangat butuh bantuan, untuk bertahan hidup, " jelasnya.

Salah satu masyarakat Kukar lainnya, Nining S yang menyinggung dan berharap, alokasi anggaran penanganan corona di Kukar bisa tepat sasaran.

"Saya tidak mempersoalkan besar atau kecilnya anggaran yang disediakan, yang terpenting tepat sasaran bantuan diberikan,"ucapnya.(and/adv)