Dewan Kukar Minta Anggaran Penanganan Covid-19 Tepat Sasaran
(Saparuddin Pabonglean)
TENGGARONG, Anggota Komisi IV DPRD Kutai
Kartanegara Saparuddin Pabonglean,mengingatkan kepada pemerintah Kukar agar berhati-hati
dalam menggunakan anggaran yang cukup besar, untuk penanganan Covid-19 yang
mencapai hampir Rp130 miliar. Dana tersebut diharapkanr dimanfaatkan
berdasarkan skala prioritas, proporsional, tepat sasaran, transparan, dan
akuntabel dalam seluruh tahapan dan prosedurnya.
Hal ini disampaikan Saparuddin Pabonglean
kepada Poskotakaltimnews.com tadi malam.”Pertama kami memberi
apresiasi terhadap Pemkab Kukar yang sudah mengambil langkah konkrit dalam
upaya penanganan atau cegah tangkal covid-19, termasuk pengalokasian dana
hampir Rp. 130 M atau tepatnya Rp. 129.989.054.589,80 yang diperuntukkan utk 3
hal pokok yaitu, Penanganan kesehatan; Pembelian ADP, Obat-obatan dll, kemudian
Penanganan Dampak Ekonomi dan, Penyediaan sosial safety Net/Jaring pengaman
sosial,” papar Saparuddin yang merupakan politikus Partai Keadian Sejahtera
(PKS) ini.
Menurut Saparuddin, dari
awal sebelum Covid-19 sampai ke Kaltim dirinya sudah mewanti-wanti pemerintah
agar segera melakukan langkah-langkah strategis dgn melibatkan semua pihak yang
terkait dalam menghadapi wabah covid-19.
“Bahkan saya sampai
dalam forum rapat paripurna dengan menginterupsi pimpinan/Ketua DPRD pada saat
itu agar saudara Bupati menyampaikan apa yang sudah dan akan dilakukan oleh pemerintah
daerah dalam menghadapi wabah Covid-19 terutama ditempat-tempat yang rawan
seperti di perusahaan yang melibatkan pekerja asing dll, walaupun saat itu ada
yg agak sinis melihat saya, oleh karena itu kami Khususnya Komisi 4 sudah dan
akan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah khususnya Gugus Tugas yang
diketuai langsung oleh Bupati agar perencanaan dan pelaksanaan monitoring dan
evaluasi kegiatan tersebut bisa berjalann dengan baik,” kata Saparuddin.
Ditambahkan
Saparuddin bahwa pihaknya juga sudah melakukan pertemuan dengan pihak-pihak
terkait misalnya RDP (Rapat Dengar Pendapat) dengan Dinas Kesehatan, sebelumnya
dengan Bupati, Sekda, Kepala Bappeda, Kepala Dinkes di Pendopo Bupati.”Kami juga
sudah mengundang Forum TJSP ( Tanggung jawab sosial perusahaan) untuk mendorong
mereka agar proaktif secara maksimal dalam membantu pemerintah, tetapi sangat
disayangkan tidah ada yang hadir, kami juga akan mengagendakan bertemu dengan
Gugus Tugas penanganan covid-19,” tutur Saparuddin.
Intinya lanjut
Saparuddin, pemerintah harus serius dalam
menangani masalah ini termasuk perusahaan, dan masyarakat itu sendiri agar
patuh dan taat pada instruksi dan kebijakan yang telah ditetapkan oleh
pemerintah.
“Semoga covid-19
segera selesai dan kita sambut Ramadhan dengan penuh suka cita, Amiin yaa
Mujibassailiin.” Katanya.awi/adv