Bupati Edi Pimpin Apel Kesiapan Penegakan Disiplin, Penanganan Covid-19 di Kukar Cukup Bagus

img

(Bupati Kukar Edi Damansyah, saat pimpin Apel terpadu penegakan disiplin masyarakat Kukar, di Makodim Tenggarong)

 

TENGGARONG- Kamis(4/6/2020) pagi, Bupati Edi Damansyah memimpin Apel terpadu penegakan disiplin bagi masyarakat di wilayah Kukar, di Makodim 0906/Tgr, dalam penanganan pencegahan penyebaran virus Corona baru(Covid-19) di Kukar. Bupati Edi menyebut, penanganan Covid-19 di Kukar sudah cukup bagus, dan trend pasien positif semakin menurun. 

Pemkab Kukar sejak Maret 2020 sudah memberikan perhatian yang lebih, dalam penanganan virus Corona, dengan penetapan status tanggap darurat, yang saat ini masih berlaku. Saat ini, Kukar sudah menangani 50 pasien positif covid-19, dan 39 orang sudah dinyatakan sembuh. Orang tanpa gejala mencapai 733 orang, orang dalam pemantauan berjumlah 726 orang, dan pasien dalam pengawasan berjumlah 99 orang. 

“Patut kita syukuri, sampai saat ini tidak ada yang meninggal dunia, dan OTG, ODP, dan PDP semakin menurun, Mudah-mudahan tidak meningkat lagi jumlahnya, “ kata Bupati Edi, yang didampingi Dandim Tgr Letkol Inf Charles Alling dan Kapolres Kukar AKBP Andreas Susanto Nugroho. 

Edi memastikan, yang membuat angka kurva covid-19 semakin menurun di Kukar, karena sejak awal sudah ditangani secara ketat dan terpadu, seperti mengeluarkan kebijakan work from home(WFH), belajar dari rumah, physical distancing, gerakan hidup bersih dan sehat, dengan rajin cuci tangan pakai sabun. 

“Kita juga dibantu oleh jajaran Kodim Tenggarong dan Polres Kukar, sehingga bisa menikmati hasil dengan capaian penurunan pasien covid-19, saya ucapkan Terima kasih, “ jelasnya. 

Bupati Edi memaparkan, dihadapan para peserta apel yang terdiri dari Kodim, Polres, Satpol PP, Dishub dan Dinkes Kukar ini, bahwa Covid-19 sudah memberikan dampak sosial dan ekonomi di masyarakat, sebagai bagian upaya memutus rantai penyebaran virus Corona, namun ini harus dilakukan, meski konsekwensinya, perekonomian masyarakat menjadi menurun drastis. Edi meyakini upaya pencegahan lebih baik dari mengobati. 

“Upaya relaksasi menuju new normal, sudah pemkab buka beberapa hari yang lalu, agar dampak ekonomi yang sempat menurun, bisa kembali bangkit, " Jelasnya. 

Edi tetap meminta kepada masyarakat Kukar, meski relaksasi sudah dilakukan, masyarakat tetap harus waspada, tetap gunakan masker jika ingin bepergian keluar rumah, jaga jarak antar sesama, rajin mencuci tangan pakai sabun atau dengan hand sanitizer, serta jangan keluar rumah jika tidak penting. 

“Tetap waspada dimulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitar. Kita optimis Covid-19 bakal hilang dari Kukar, “pungkasnya.(adv/and)