Bunda PAUD Provinsi Belajar dari Daerah

img

(Norbaiti Isran Noor)


SAMARINDA-Bunda PAUD Provinsi Kaltim Hj Norbaiti Isran Noor  mengakui masih belajar dengan Bunda PAUD daerah kabupaten dan kota yang sudah memiliki  pengalaman 3 sampai 4 tahun sebelumnya.

" Bunda PAUD kabupaten/ kota sudah ada sejak 3 sampai 4 tahun yang lalu,  sementara  Bunda PAUD Kaltim SKnya baru tahun 2019 kemarin," Norbaiti disela acara Rakor Bunda PAUD se Kaltim Tahun 2020, yang digelar secara Virtual di Ruang Rapat Tepian 2 Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (15/7/2020).

Norbaiti juga mengharapkan melalui Rakor Bunda PAUD se Kaltim Tahun 2020 ini, ada masukan, saran kemudian bagaimana kegiatan Bunda PAUD di kabupaten kota itu bisa mereka  laksanakan tentu saja dengan dukungan dinas instansi  terkait di masing-masing kabupaten kota.

" Sinergitas program-program Bunda PAUD Provindi dan   bunda  PAUAD kabupaten kota bisa  berjalan seiring, karena Bunda PAUD  sebagai wadah untuk memaksimalkan pencapaian tumbuh kembang anak, sehingga kelak mereka akan menjadi modal pembangunan yang memiliki daya saing tinggi," tandasnya.

Norbaiti juga mengharapkan  di masa pandemi Covid-19 seperti ini,  ibu-ibu di kabupaten kota khususnya Bunda PAUD dan Pokja Bunda PAUD se Provinsi Kaltim ini bisa melaksanakan kegiatan-kegiatan dengan maksimal dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan, sehingga bisa terhindar dari penularan Covid-19.

" Dalam melaksanakan tugas, Bunda PAUD kabupaten kota bisa tetap waspada dan berhati-hati, tetap disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan, sehingga aktivitas berjalan dan kita juga bisa terhindar dari penularan Covid-19," pesannya.

Norbaiti juga memberikan apresiasi dan  penghargaan yang sebesar-besarnya kepada

 Bunda  PAUD kabupaten kota karena keberadaan Bunda PAUD Provinsi Kaltim ini tentu saja dukungan dari bunda PAUD kabupaten kota.

"Jadi Bunda PAUD Provinsi Kaltin itu bukan siapa-siapa tapi dia bisa menjadi apa, kalau Bunda Bunda PAUD  yang ada di Kaltim bisa mendukung semua kegiatan yang ada,

karena kegiatan dari Bunda PAUD Provinsi Kaltim sangat  terbatas, sedangkan kabupaten kota mereka mempunyai dinas atau OPD terkait yang bisa membantu melaksanakan kegiatan PAUD yang ada di kabupaten kota masing-masing," papar Norbaiti.(mar/Poskotakaltimnews.com)