DPKH Laksanakan Rapid Test
(Kepala DPKH saat mengikuti Rapid Test)
SAMARINDA- Dinas
Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Kaltim, melaksanakan antisipasi
penularan Covid-19 dengan melaksanakan Rapid Test kepada seluruh pegawainya.
Kegiatan rapid test
bagi seluruh pagawai DPKH Kaltim baik ASN maupun Non ASN yang
digelar di Kantor DPKH Kaltim, dengan mengundang petugas UPTD
Laboratorium Kesehatan Provinsi Kaltim, Senin (03/08/2020) kemarin.
Kepala DPKH Kaltim Dadang Sudarya mengatakan kegiatan rapid test dilaksanakan guna mendeteksi secara dini dalam upaya memutus sebaran virus corona atau covid-19 khususnya dilingkup DKPH Kaltim.
" Selain
langkah antisipasi, kita juga melaksanakan himbauan Pj Sekprov Kaltim HM
Sa'bani, bahwa semua pegawai baik ASN maupun Non ASN pada perangkat
daerah dilingkungan Pemprov Kaltim wajib melakukan rapid test, dan itu sudah
kita laksanakan," kata Dadang Sudarya melalui Handphonennya, Selasa
(04/08/2020).
Pelaksanaan rapid
test bagi pegawai dilingkup DPKH Kaltim lanjut Dadang, juga untuk mendetiksi
dini bagi bagi pegawai karena mereka sangat aktif di lapangan dan berinteraksi
langsung berhadapan dengan masyarakat, baik saat mempersiapkan hewan kurban
menjelang Hari Raya Idul Adha 1441 H kemarin, termasuk kegiatan sosialisasi
lainnya.
" Kita harapkan
hasil rapid test yang telah kita laksanakan semuanya non reaktif,
sehingga semuanya bisa bekerja dalam melaksanakan progran-progran DPKH
Kaltim," kata Dadang Sudarya.
Ditambahkan, untuk
pegawai DPKH Kaltim ada sebanyak 130 pegawai baik ASN maupun Non
ASN, namun yang mengikuti rapid test kemarin sebanyak 118 pegawai, karena
ada sebanyak 12 pegawai sedang dinas luar daerah.
" Kita
bersyukur pagawai di lingkup DPLH sudah mengikuti rapid test,
ini sebagai upaya antidipasi penularan Covid-19 dilingkup DPKH Kaltim maupun di
wilayah Kaltim," tandasnya.
Untuk DPKH Kaltim,
lanjut Dadang Sudarnya sebelumnya sudah melaksanakan protokol kesehatan,
dimana tamu-tamu yang ingin mendapatkan pelayanan pada DKPH harus dilalukan
pengecekan suhu badan melalui Termo Gun, kemudian penyediaan
handsanitazer, tempat cici tangan sebelum masuk kantor, seluruh pagawai
selalu mamakai masker serta menjaga jarak.(mar/poskotakaltimnews.com)