UKM Center Jalan Kartini yang Bertahan Ditengah Pandemi Covid-19, Menjual Beragam Jajanan Khas Kutai

img

(Pak Zien pengelola UKM Center Tenggarong)


TENGGARONG, Pandemi Covid-19 hingga kini belum berlalu. Dampak usaha ditengah wabah masih sangat dirasakan masyarakat, khusus pelaku usaha diwilayah kota Tenggarong. Omset penjualan menurun dratis hingga 80 persen, namun ditengah kondisi seperti sekarang ini UKM Center yang berada dikawasan Jalan Kartini salah satu yang tetap bertahan, dengan menjual beragam jajanan atau oleh oleh khas Kutai.

 “Di tengah pandemi Covid-19 ini usaha jajanan khas Kutai mengalami kemerosotan hingga 80%,berkurang nya pendapatan sudah di rasakan sejak Maret lalu hingga saat ini,untuk saat ini pendapatan yang diterima rata-rata Rp. 500.000 per hari nya,sangat jauh di bandingkan dengan beberapa tahun sebelum nya hingga mencapai Rp.1000.000 – Rp. 2000.000 per hari nya,”kata Pemilik UKM Center Jalan Kartini Zien, kepada Poskotakaltimnews.com, Rabu 5 Agustus 2020.

Menurut Zien, terdapat 70 ragam jenis jajanan yang berada di UKM Center  ,di antaranya yang paling laris antara lain elat sapi, amplang,roti balok dan lain-lain. “Disini lah menjadi salah satu oleh-oleh /buah tangan bagi para pengunjung yang datang ke Kota Raja Tenggarong. Meski kondisi sekarang menurun dratis,” katanya.

Beragam jajanan atau makanan ringan tersebut di bandrol dengan harga mulai dari Rp. 5.000 - Rp. 100.000 . “Biasa toko terlihat ramai di hari weekend dimana pengunjung yang sedang liburan ke Tenggarong tidak lupa pulang nya membeli cemilan khas Kutai hanya di UKM Center di jalan kartini Tenggarong Kutai Kartanegara. Namun semenjak ada wabah corona, pengunjung menurun dratis,“Tuturnya Zein.

UKM Center berdiri  sejak 1994,dengan system 40% product sendiri dan yang 60% konsinasi bekerja sama atau bermitra dengan pedagang-pedagang lainnya  dari berbagai tempat.(kik/poskotakaltimnews.com)