Penyerapan Anggaran Belum Maksimal
(Hamdan, Anggota DPRD Kukar)
TENGGARONG, Penyerapan anggaran pada APBD Kukar 2020 masih sangat minim. Berdasar laporan pemerintah yang disampaikan Wakil Bupati H Chairil Anwar pada semester pertama di 2020 hanya bekisar 22 persen penyerapan anggaran.
Anggota Komisi II DPRD Kukar Hamdan berharap pemerintah Kukar segera memaksimalkan penyerapan anggaran dengan merealiasikan program program yang sudah tertuang dalam APBD Kukar.
“Penyerapan anggaran pada APBD oleh
pemerintah Kukar kita lihat belum maksimal, ini sangat disayangkan sekali,”
kata Hamdan.
Menurut Hamdan, dengan banyaknya program pembangunan belum terealiasi tentu
saja berdampak ke masyarakat, sebab dengan adanya realisasi program pembangunan
infrastruktur tentu akan terjadi penyerapan tenaga kerja dan lainnya.
“Dengan adanya realisasi program jelas ada manfaat yakni akan membantu ekonomi masyarakat, tenaga kerja akan diberdayakan. Kita berharap percepatan pembangunan bisa dilakukan sehingga penyerapan anggaran nantinya akan bisa lebih maksimal,” tuturnya.
Anggota DPRD dari Dapil 4 (Samboja, Muara Jawa dan Sanga Sanga) ini juga menambahkan, bahwa didaerah pemilihannya juga berharap adanya realisasi dari program pembangunan dalam hal peningkatan infrastruktur.“Infrastruktur yang mendasar yang diharapkan masyarakat. Selain itu juga terkait dengan peningkatan sarana prasana pendidikan,” cetusnya.
Untuk diketahui bahwa APBD Kukar Tahun 2020 bekisar mencapai angka Rp5,8 triliuyn.(awi/adv/poskotakaltimnews.com)