Wagub Apresiasi Komunitas Insan Peduli
(Wagub saat menerima silaturahim pengurus KIP)
SAMARINDA-Wakil
Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi didampingi Istri Hj Erni Makmur Hadi
Mulyadi menerima silaturahim pengurus Komunitas Insan Peduli (KIP) Kota
Samarinda.
Hadi Mulyadi
mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus KIP
Samarinda beserta jajarannya yang telah bekerja untuk membantu
dalam rangka meringankan beban masyarakat lewat kegiatan-kegiatan sosial.
" Ini harus kita
apresiasi dan Pemprov Kaltim mengucapkan terimakasih kepada KIP
yang telah membantu pemerintah dalam meringankan beban hidup
masyarakat secara umum melalui kegiatan bakti sosial," kata Hadi Mulyadi,
usai menerima pengurus KIP Samarinda yang di Ketuai Hj. Mahdalena HA,
dirumah jabatan Wakil Gubernur Kaltim, Rabu (16/09/2020).
Hadi Mulyadi juga
mendukung keberadaan KIP Samarinda untuk terus meningkatkan aktivitas dan
kreativitas baik dalam mengumpulkan dana dari para donatur maupun dalam
menyalurkannya bantuan.
" Oleh karena
itu, kita juga menghimbau kepada masyarakat yang lain juga yang punya
kepedulian untuk bisa meniru kegiatan yang dilakukan KIP sebagai aktivitas yang
positif dalam membantu meringankan beban hidup masyarakat," pinta Hadi
Mulyadi.
Hj. Mahdalena
menjelaskan KIP Samarinda yang dibentuk pada tanggal 28 Pebruari 2020,
bertujuan untuk membantu para kaum duafa, panti asuhan maupun masyarakat yang
kurang mampu.
" Awalnya
pengumpulan dana di awali dari pengurus sendiri, kemudian seiring jalannya
waktu melebar untuk mencari donatur, dari dana yang terkumpul, kita
salurkan kembali kepada saudara-saudara kita yang memang memerlukan bantuan,
.pada setiap hari Jumat," kata Mahdalena.
Adapun tujuan
silaturahmi pengurus KIP dengan Wakil Gubernur Kaltim.H Hadi Mulyadi adalah
untuk menyampaikan secara resmi terkait keberadaan KIP Kota
Samarinda khususnya dan Provinsi Kaltim pada umumnya.
Selain itu, lanjut
Mahdalena juga ingin meminta arahan dan masukan dari Wagub Hadi
Mulyadi, agar KIP Samarinda bisa terus eksis dalam membantu para
saudara-saudara kita yang memang sangat memerlukan uluran tangan dalam
mengurangi beban hidup masyarakat.
" Karena kami
yang terabung dalam KIP ini, semata-mata ingin mendapatkan
stempel dari Allah STW, kami tidak mengharapkan pamrih, dan semua aktivitas
kami dibiayai para pejihat-pejihat KIP, serta kita tidak pernah memotong
sepeserpun dana yang terkumpul dari para donator-donatur kita," papar
Mahdalena.(mar/poskotakaltimnews.com)