Peresmian Digital Library BI Kaltim, Pemuda Tidak Kehilangan Semangat

img

(H Hadi Mulyadi)


SAMARINDA-Kumpulan puisi "Cermin" karya Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi melengkapi koleksi e-book Digital Library Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kalimantan Timur, yang diresmikan bersama oleh Asisten Gubernur Departemen Regional BI Dwi Pranoto dan Wagub Hadi Mulyadi, serta disaksikan Kepala Perwakilan BI Kaltim Tutuk SH Cahyono, secara daring, Jumat (11/12).

Peresmian Digital Library BI Kaltim juga ditandai dengan peluncuran E-Book "On The Other Side of East Kalimantan: Nature, Culture, and Creative Economy", buah karya dari belasan penulis dari Benua Etam. Serta dirangkai dengan peresmian Galeri Ulap Doyo binaan Perwakilan BI Kaltim.

Wagub Hadi Mulyadi mengapresiasi komitmen luar biasa dari BI untuk membangun Kaltim dan Indonesia. Khususnya Perwakilan BI Kaltim yang telah memiliki program-program pembangunan untuk kalangan milenial dan UMKM di wilayah Kaltim.

"Apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya juga saya ucapkan kepada pemuda-pemuda Kaltim, meskipun di masa pandemi Covid-19 namun tidak kehilangan semangat, terus berkerja, berkarya dan terus termotivasi untuk membangun Kaltim dan Indonesia. Terbukti dengan berbagai raihan prestasi yang dicapai di tingkat nasional," ucap Hadi.

Hadi menyebut Pemprov Kaltim dalam dua tahun terakhir telah berkomitmen untuk memberikan Beasiswa Kaltim Tuntas kepada putra-putri Kaltim. Pada 2019 telah dikucurkan dana sebesar Rp150 miliar untuk beasiswa bagi 13.322 siswa dan mahasiswa. Sedangkan 2020, kucuran dana untuk beasiswa meningkat menjadi 163 miliar bagi 20.282 siswa dan mahasiswa.

"Ini merupakan investasi Kaltim di bidang pendidikan. Karena pendidikan dan keterampilan adalah faktor paling penting dalam agenda pembangunan di daerah maupun secara nasional," sebut mantan legislator Senayan dan Karang Paci ini.

Sebelumnya, Asisten Gubernur Kepala Departemen Regional Bank Indonesia Dwi Pranoto turut mengapresiasi kerja sama antara Pemprov Kaltim dan Perwakilan BI Kaltim dalam mendorong tumbuhnya perekonomian daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai upaya, termasuk untuk kalangan milenial. Khususnya dalam meningkatkan indeks literasi keuangan di Kaltim.

"Dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kaltim 2019 yang merupakan tertinggi ketiga di Indonesia setelah DKI Jakarta dan DI Yogyakarta, dengan poin 76,61. Tentunya, dengan inovasi perpustakaan digital ini atas respon pesatnya perkembangan informasi teknologi, bisa diakses oleh siapa saja, kapan saja dan dimana saja, maka indeks literasi keuangan di Kaltim juga bisa semakin meningkat. Semoga Perwakilan BI Kaltim dapat selalu berkontribusi nyata dalam pembangunan Kalimantan Timur," urainya. (mar/poskotakaltimnews.com)