Isnaini Fidhiatil Ulla Guru SMPN 3 Tenggarong yang Ukir Banyak Prestasi

img

(Isnaini Fidhiatil Ulla)

TENGGARONG, SMPN 3 Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara patut berbangga, salah satu guru disekolah tersebut acap kali mengukir prestasi, tidak hanya pada tingkat kabupaten, namun pada tingkat provinsi bahkan level nasional.

Adalah Isnaini Fidhiatil Ulla guru Bahasa Indonesia SMP N 3 Tenggarong, banyak meraih prestasi pada berbagai lomba yang diikutinya.

Saat ditemui wartawan Poskotakaltimnew.com, Senin (11/1/2021) mengaku sangat bersyukur dan berbangga dengan prestasi yang diraihnya.

Dimana beberapa prestasi yang di peroleh sejak 2015 lalu hingga 2019, terdiri berbagai kegiatan lomba yaitu, guru berprestasi tingkat Kabupaten 2015 mendapatkan juara 1, guru teladan tingkat Kabupaten 2018 meraih juara 3, Olimpiade Guru Nasional (OGN) Bahasa Indonesia tingkat Kabupaten 2019 meraih juara 1.

"Ada juga saya mengikuti OGN tingkat Provinsi pada 2019 meraih juara 1 juga, kemudian masuk finalis OGN tingkat Nasional 2019 , dan juara 1 lomba menulis budaya Kutai 2018" Kata Isnaini.

Ia menambahkan, pihaknya pernah mendapatkan apresiasi dari Bupati Kukar dalam rangka guru seribu penulis Ikatan Guru Indonesia (IGI) pada 2019.

"Bertepatan dengan memperingati Hari Guru pada 2019 lalu, Bupati Kukar memberikan penghargaan kepada kami semua yang telah mengikuti kegiatan guru seribu penulis" ucapnya.

Menurut dia, jika ada kesempatan atau peluang jangan di abaikan, dimana ada kesempatan harus di rebut, raih, jangan menunda nunda kesempatan itu dengan alasan belum ada waktu dan harus bisa memanajemen waktu itu sendiri.

"Harapan saya, guru itu bukan hanya mengajar dan mendidik saja, kita juga sebagai guru harus mempunyai keterampilan yang bisa kita jadikan contoh untuk siswanya, seperti keterampilan menulis baik itu menulis buku antologi atau solo, cerpen maupun artikel" Katanya

Ia berharap pandemi Covid-19 segera berlalu, karena pandemi semua kegiatan menjadi vakum, jika kualitas guru terkekang karena pandemi, semoga GTK (Guru Tenaga Kependidikan) mendapatkan cara lain, bagaimana caranya agar setiap kegiatan bisa berjalan dan bisa meraih prestasi kembali meskipun di tengah pandemi.(*riz/poskotakaltimnews.com)